Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Desak Pemerintah Awasi Ketat Setelah Pencabutan Proyek PIK II dari Daftar PSN

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2025 16:11 4:11 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Oktober 2025 16:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pemerintah meningkatkan pengawasan dan evaluasi setelah proyek Pantai Indah Kapuk II (PIK II) dicabut dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Pencabutan ini dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk proyek di Tangerang, Banten.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, menyatakan pencabutan status PSN proyek tersebut harus diikuti dengan pengawasan ketat agar tidak ada pihak yang tetap melakukan pembangunan di kawasan itu.

“Pascastatusnya dalam daftar PSN dicabut Presiden, kami menemukan adanya selisih luas kawasan mangrove yang cukup signifikan. Berdasarkan data lapangan, hutan mangrove milik Perhutani yang semula seluas 17.055 hektare kini tersisa sekitar 12.270 hektare,” ujarnya dalam keterangan pers dikutip RRI, Rabu (22/10/2025).

Amirsyah menjelaskan dugaan perubahan fungsi lahan tersebut terjadi karena aktivitas pembangunan oleh pihak pengembang meskipun status proyek sudah tidak masuk PSN lagi.

MUI juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan relawan lapangan yang aktif memantau perkembangan di kawasan tersebut. Aktivitas mereka dianggap sebagai bentuk partisipasi publik dalam menjaga hak-hak lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Di satu sisi, kami mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah mencabut status PSN ini. Namun di sisi lain, kami mendorong adanya monitoring dan evaluasi agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang melakukan pengurukan,” tegas Amirsyah.

Pernyataan tersebut sejalan dengan keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 MUI yang mendukung pencabutan proyek PIK II dari daftar PSN.

MUI menilai kebijakan pencabutan proyek tersebut sudah tepat dan sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tanggal 24 September 2025.

Selain itu, MUI menekankan bahwa tanah dan rumah yang sebelumnya sudah dibebaskan secara tidak adil ketika proyek berstatus PSN harus segera dikembalikan kepada pemiliknya. 

MUI mendesak agar kawasan tersebut dikembalikan ke fungsi semula sebagai hutan lindung, yang nantinya akan dikelola oleh Perum Perhutani dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineMajelis Ulama IndonesiaMUIPantai Indah Kapuk IIPIK IIProyek Strategis NasionalPSN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya negara palestina Berselisih Soal Serangan Qatar, Netanyahu Pecat Penasihat Keamanan Nasional ‘Israel’
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Resah, Hamas Kembali Mengendalikan Wilayah Gaza setelah Gencatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?