Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kewajiban Baca Buku dan Menulis Resensi untuk Siswa, Ini Rekomendasi Pakar Pendidikan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 November 2025 08:59 8:59 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 November 2025 08:59
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com – Wacana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti untuk mewajibkan murid membaca buku dan membuat resensinya mencuatkan kembali diskusi terkait budaya literasi di Indonesia. Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sri Lestari, berharap kebijakan ini tidak sekedar menjadi formalitas.

“Agar benar-benar efektif, kebijakan ini harus didukung oleh ekosistem yang kuat mulai dari ketersediaan buku berkualitas, pengembangan literasi guru, hingga pembentukan budaya apresiasi di sekolah,” ujar Sri Lestari pada Senin (24/11/25) melansir situs resmi UMSurabaya.

Ia menekankan bahwa membuat resensi bukanlah tugas sederhana, melainkan membutuhkan kemampuan analisis, argumentasi dan evaluasi dalam literasi. Apalagi banyak murid yang masih kesulitan memahami teks panjang secara mendalam.

“Karena itu, kewajiban membuat resensi perlu diiringi dengan pendampingan literasi dasar, pemantauan kemampuan membaca siswa, dan pembelajaran bertahap tentang cara menyusun resensi yang baik,” imbuh Sri Lestari.

Ada juga persoalan lain, seperti ketersediaan buku yang layak. Menurutnya, banyak sekolah, terutama di daerah pinggiran atau sekolah kecil dengan koleksi buku usang, terbatas dan bahkan tidak relevan dengan kebutuhan siswa.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Jika pemerintah ingin mewajibkan resensi, maka tanggung jawab menyediakan buku berkualitas juga harus berjalan seiring baik melalui pengadaan buku fisik, pembaruan perpustakaan, maupun penyediaan akses buku digital secara merata,” imbuhnya berharap hal ini mampu memperpendek kesenjangan antara sekolah dengan sumber daya besar dan sekolah yang minim fasilitas.

Ia juga menjelaskan bahwa guru juga berperan penting dalam kesuksesan kebijakan ini. Pengembangan guru melalui program membaca, menulis resensi bahkan apresiasi seperti insentif menjadi hal yang perlu.

Kata Tari, faktanya, banyak guru menghadapi beban administrasi yang berat dan jam mengajar yang padat, sehingga waktu untuk membaca, menulis, dan meneliti sangat terbatas. Padahal, budaya literasi guru akan berpengaruh langsung terhadap minat membaca siswa. Karena itu, kebijakan literasi siswa sebaiknya berjalan beriringan dengan kebijakan penguatan literasi guru.

Terakhir Tari menegaskan, membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan dengan instruksi semata, melainkan melalui ekosistem yang memungkinkan siswa dan guru bertumbuh bersama.

“Jika ekosistem ini dibangun dengan serius, kewajiban membuat resensi tidak hanya akan meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa, tetapi juga dapat menjadi tonggak penting dalam membentuk generasi pembelajar di masa depan,” pungkasnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:literasiresensi bukusekolahWajib baca buku
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastur Katolik Palestina: Upaya Internasional Lucuti Senjata Pejuang Gaza “Pasti Akan Gagal”
Tulisan selanjutnya Austria akan Larang Anak di Bawah 14 Tahun Pakai Jilbab di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?