Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Isra’ Mi’raj: Pilar Iman Perempuan

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2026 11:57 11:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Januari 2026 11:55
Bagikan
Bagikan

Isra’ Mi’raj menegaskan bahwa iman, shalat, dan keteladanan perempuan muslimah adalah fondasi utama kekokohan keluarga dan peradaban Islam.

Hidayatullah.com | PERISRIWA Isra’ Mi’raj merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad ﷺ sekaligus penegasan tentang kedudukan iman, ibadah, dan peran strategis keluarga dalam Islam. Bagi umat Islam, peristiwa ini menyimpan pesan mendalam tentang tanggung jawab ruhiyah dan peran sentral dalam membangun peradaban.

Iman sebagai Fondasi Keteguhan Muslimah

Isra’ Mi’raj terjadi pada masa ujian berat Rasulullah ﷺ, setelah wafatnya Khadijah radhiyallahu ‘anha dan Abu Thalib. Dalam kondisi duka dan tekanan dakwah, Allah menguatkan Nabi-Nya dengan perjalanan agung ini. Hal ini menegaskan bahwa pertolongan Allah selalu hadir bersama keteguhan iman.

Allah berfirman:

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

“Dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal.” (QS. At-Taghābun [64]: 13).

Bagi muslimah, iman yang kokoh menjadi penopang utama dalam menjalankan peran domestik maupun sosial, terlebih di tengah tantangan zaman yang kerap melemahkan fitrah perempuan.

Shalat: Pilar Kehidupan Perempuan Muslimah

Perintah shalat lima waktu disampaikan langsung kepada Nabi ﷺ dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, tanpa perantara. Hal ini menunjukkan urgensi shalat sebagai tiang agama dan penjaga keimanan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

رَأْسُ الْأَمْرِ الإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ

“Pokok perkara adalah Islam, dan tiangnya adalah shalat.” (HR. Tirmidzi)

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa shalat adalah penghubung hati seorang hamba dengan Rabb-nya, sumber kekuatan jiwa, serta benteng dari kerusakan akhlak (Madarij as-Sālikīn).  Bagi muslimah, shalat bukan sekadar kewajiban pribadi, melainkan sarana membangun keteladanan spiritual di tengah keluarga dan lingkungan.

Keteladanan Khadijah dan Perempuan Beriman

Isra’ Mi’raj tidak terlepas dari sosok Khadijah radhiyallahu ‘anha, perempuan mulia yang menopang dakwah Rasulullah ﷺ dengan iman, ketenangan, dan pengorbanan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

آمَنَتْ بِي إِذْ كَفَرَ بِي النَّاسُ، وَصَدَّقَتْنِي إِذْ كَذَّبَنِي النَّاسُ

“Dia beriman kepadaku ketika orang-orang mendustakanku, dan membenarkanku ketika orang-orang mengingkariku.” (HR. Ahmad)

Hal ini menegaskan bahwa perempuan beriman memiliki peran besar dalam menjaga istiqamah dakwah dan kekokohan keluarga. Para ulama salaf bahkan menempatkan perempuan sebagai madrasah pertama bagi generasi umat.

Perempuan Muslimah dan Tanggung Jawab Peradaban

Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa kebangkitan umat berawal dari ketaatan kepada Allah. Dalam konteks keluarga, perempuan muslimah memegang peran penting dalam menanamkan tauhid, menjaga ibadah, serta membangun akhlak generasi.

Imam Al-Ghazali rahimahullah menegaskan bahwa rusaknya masyarakat berawal dari rusaknya keluarga, dan rusaknya keluarga sering bermula dari lalainya pendidikan iman di dalam rumah.

Isra’ Mi’raj adalah panggilan ruhiyah bagi muslimah untuk mengokohkan iman, menjaga shalat, dan meneguhkan peran sebagai penjaga nilai-nilai Islam dalam keluarga dan masyarakat. Dari rumah-rumah yang dihidupkan dengan iman dan ibadah, insya Allah akan lahir generasi yang kokoh menghadapi tantangan akhir zaman. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.*/Choirunisa Karina, Ibu Rumah Tangga

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineImanisra' Mi'rajKeluargaMuslimahperadaban Islamperempuanshalat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AILA Indonesia Tegaskan Penolakan Judicial review Nikah Beda Agama di MK
Tulisan selanjutnya Humor, Ibadah, dan Garis Merah Etika Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?