Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Libanon Perlu Diberikan Alat untuk Melucuti Persenjataan Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2026 21:38 9:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2026 21:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tentara Libanon harus diberikan alat untuk melucuti persenjataan kelompok Hizbullah, kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot kepada AFP menjelang kedatangannya ke Beirut pada hari Jumat (6/2/2026).

“Visi Prancis untuk Libanon adalah sebuah negara berkedaulatan, kuat, yang memonopoli kepemilikan senjata,” kata Barrot.

“Langkah pertama untuk memenuhi misi ini adalah memberikan Angkatan Bersenjata Libanon alat untuk melanjutkan pekerjaannya melucuti Hizbullah,” imbuh Menlu Prancis itu, yang negaranya akan menjadi tuan rumah sebuah konferensi untuk mendukung militer Libanon pada 5 Maret.

Hizbullah menjadi lemah usai peperangan dengan Israel tahun lalu, yang berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata. Berdasarkan kesepakatan itu, tentara Libanon pada bulan Januari 2026 mengumumkan bahwa pihaknya sudah menuntaskan tahap pertama dari rencana pemerintah untuk melucuti Hizbullah, mencakup area antara Sungai Litani dan perbatasan Israel sekitar 30 kilometer ke arah selatan.

“Pemerintah Libanon sudah mengemban tanggung jawab dengan meluncurkan dan menuntaskan tahap pertama dari rencana pelucutan ini,” kata Barrot.

Baca Juga

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

“Tahap kedua sekarang harus dimulai, dan rencana yang berkaitan dengan tahap ini harus dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan, dan sebisa mungkin sebelum konferensi digelar,” lanjutnya.

Tahap kedua akan mencakup area antara Sungai Litani dan Sungai Awali, sekitar 40 kilometer dari Beirut ke arah selatan.Hizbullah sejauh ini menolak untuk menyerahkan persenjataannya di daerah utara Litani.

Dalam kunjungannya ke Beirut hari Jumat ini Menteri Luar Negeri Prancis itu dijadwalkan bertemu dengan para pejabat tinggi Libanon, yang merupakan penutup dari lawatannya ke kawasan itu setelah mengunjungi Suriah dan Iraq.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom Bunuh Diri Tewaskan 31 Orang di Masjid Syiah Islamabad
Tulisan selanjutnya Intelijen Turki Tangkap Terduga Mata-mata Mossad, Salah Satunya Orang Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?