Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kesepakatan Dicapai untuk Memindahkan Tahanan Suriah di Libanon ke Negara Asalnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2026 23:17 11:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2026 23:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Libanon dan Suriah, hari Jumat (6/2/2026), menandatangani kesepakatan untuk pemindahan lebih dari 300 orang Suriah dari penjara-penjara Libanon untuk melanjutkan sisa sama hukuman mereka di negara asalnya, sebuah langkah yang diharapkan akan memperbaiki hubungan kedua negara.

Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan sepekan setelah Kabinet Libanon menyetujui sebuah kesepakatan dengan Suriah tentang pemindahan para tahanan. Kesepakatan itu ditandatangani di kantor pusat pemerintahan di ibu kota Libanon, Beirut, oleh Wakil PM Libanon Tarek Mitri dan Menteri Kehakiman Suriah Mazhar al-Wais.

Mitri mengatakan selanjutnya, para pejabat dari dua negara bertetangga itu akan mendiskusikan pemindahan tahanan Suriah yang masih menunggu persidangan di Libanon.

Mitri juga mengatakan penandatanganan kesepakatan itu merupakan “ekspresi keinginan politik bersama yang menyatakan bahwa hubungan Libanon-Suriah berdasarkan pada sikap saling percaya dan saling menghormati.”

Ketika ditanya apakah kesepakatan itu akan mencakup warga Libanon seperti ulama (Sunni) Ahmed al-Assir, Mitri mengatakan kesepakatan itu hanya mencakup warga Suriah yang ditahan di Libanon.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terdapat sekitar 2.500 orang Suriah yang ditahan di penjara-penjara Libanon. Sebagian dari mereka dipenjara dengan dakwaan terkait keterlibatan mereka dengan kelompok-kelompok bersenjata yang berusaha menggulingkan rezim Bashar Al-Assad.

Awal pekan ini Mitri mengatakan kepada Associated Press bahwa kebanyakan tahanan yang akan dipindahkan ke Suriah bukanlah pelaku kejahatan berat. Kalaupun mereka terpidana kejahatan berat mereka sudah menjalani setidaknya tujuh setengah tahun masa hukumannya di Libanon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intelijen Turki Tangkap Terduga Mata-mata Mossad, Salah Satunya Orang Palestina
Tulisan selanjutnya Armada Global Sumud Flotilla Armada Global Sumud Kembali Berlayar ke Gaza pada Maret, Siapkan Konvoi Darat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

8 September 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?