Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Februari 2026 21:10 9:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Februari 2026 21:09
Bagikan
Sosis.
Bagikan

WHO menetapkan daging olahan, termasuk sosis dan bacon sebagai Karsinogen, Konsumsi harian bisa meningkatkan risiko kanker usus

Hidayatullah.com | ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) melalui badan riset kankernya, International Agency for Research on Cancer (IARC), sejak 2015 menetapkan daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham sebagai karsinogen Grup 1.

Kategori ini diberikan karena terdapat bukti ilmiah yang cukup bahwa konsumsi daging olahan dapat menyebabkan kanker, terutama kanker kolorektal atau kanker usus besar, kutip laman chp.gov.hk.

Penetapan tersebut didasarkan pada evaluasi lebih dari 800 studi yang meneliti hubungan konsumsi daging dengan berbagai jenis kanker di banyak negara dan pola diet berbeda.

IARC menjelaskan bahwa klasifikasi Grup 1 tidak berarti tingkat bahayanya sama dengan rokok atau asbes. Label itu merujuk pada kuatnya bukti ilmiah bahwa suatu zat memang dapat menyebabkan kanker, bukan pada besarnya risiko yang ditimbulkan.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

“Daging olahan diklasifikasikan sebagai karsinogenik bagi manusia, berdasarkan bukti yang cukup pada manusia bahwa konsumsi daging olahan menyebabkan kanker kolorektal,” demikian pernyataan IARC dalam laporannya.

Para ahli menyimpulkan bahwa setiap porsi 50 gram daging olahan yang dikonsumsi setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sekitar 18 persen. Besaran ini kira-kira setara dengan satu hot dog atau dua iris bacon.

Kepala Program Monograf IARC, Dr. Kurt Straif, menekankan bahwa risiko bagi individu sebenarnya tetap relatif kecil, namun meningkat seiring jumlah konsumsi. “Dalam konteks banyaknya orang yang mengonsumsi daging olahan, dampak global terhadap angka kejadian kanker menjadi penting bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Daging olahan sendiri merujuk pada daging yang telah diubah melalui proses pengasapan, penggaraman, fermentasi, curing, atau penambahan pengawet guna meningkatkan rasa dan daya simpan. Proses ini diketahui dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang berkontribusi pada pembentukan kanker.

Selain daging olahan, IARC juga mengklasifikasikan daging merah segar—termasuk sapi, kambing, dan babi—ke dalam Grup 2A atau “kemungkinan karsinogenik bagi manusia.” Kategori ini didasarkan pada bukti terbatas pada manusia namun didukung mekanisme biologis yang kuat.

Hubungan konsumsi daging olahan tidak hanya terlihat pada kanker kolorektal, tetapi juga menunjukkan keterkaitan dengan kanker pankreas dan prostat, meski bukti terkuat tetap pada kanker usus.

Temuan tersebut memperkuat rekomendasi kesehatan publik agar masyarakat membatasi konsumsi daging olahan tanpa harus sepenuhnya menghindari daging, mengingat daging merah juga memiliki nilai gizi. Hasil riset ini dinilai penting untuk membantu pemerintah menyeimbangkan manfaat nutrisi dengan potensi risiko kesehatan dalam penyusunan pedoman diet.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babibacondaging olahanHeadlineKarsinogen kanker usussosisWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Ingatkan Risiko Besar Pengiriman TNI ke Gaza, Minta Pemerintah Tak Terjebak Agenda Amerika
Tulisan selanjutnya Benjamin Netanyahu dan istrinya Sarah telihat bersama putra mereka Yair (Kanan) dan Avner (Kedua dari Kiri) Ungkap Kebobrokan Keluarga Netanyahu, Mantan Pengawal: Istrinya Suka Mencuri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?