Hidup sering terasa padat, riuh, dan terburu-buru. Dalam kejaran target, kesibukan, dan drama kehidupan, kita kerap lupa berhenti sejenak untuk menengok ke dalam diri. Padahal, di sanalah letak sumber kedamaian sejati—di ruang sunyi hati, tempat ruh berbicara dengan lembut.
Buku JEJAK RUHANI ini hadir sebagai teman perjalanan batin di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Setiap renungan di dalamnya adalah tapak-tapak kecil yang menuntun pembaca untuk kembali menyadari makna hidup, menenangkan batin, dan menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam keseharian.
Buku ini bukan sekadar buku renungan, melainkan cermin yang mengajak kita menatap kembali diri sendiri. Setiap halaman adalah undangan untuk berdamai dengan masa lalu, bersyukur atas hari ini, dan menapaki masa depan dengan hati yang lebih bening.
Sebuah buku yang tak hanya dibaca, tapi dirasakan—perlahan, tiap pagi atau sebelum tidur—sebagai upaya sederhana menulis ulang kisah hidup yang bahagia dan bermakna.
Menjadi referensi dalam menyingkap kesadaran dan kekuatan ruhiyah bagi siapa pun yang ingin menapaki jalan kemuliaan Islam. Setiap renungannya mengingatkan kita untuk kembali kepada fitrah, melihat hidup bukan sekedar rutinitas, tetapi sebagai perjalanan menuju Allah. Ia menuntun pembacanya agar menemukan ketenangan, kebahagiaan dan makna sejati, bukan dalam gemerlap dunia, melainkan dalam kedekatan kepada Sang pencipta.
Tasrif Amin, Ketua Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah berkomentar, buku ini diharapkan menjadi referensi dalam menyingkap kesadaran dan kekuatan ruhiyah bagi siapa pun yang ingin menapaki jalan kemuliaan Islam.
Setiap renungannya mengingatkan kita untuk kembali kepada fitrah, melihat hidup bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai perjalanan menuju Allah. Ia menuntun pembacanya agar menemukan ketenangan, kebahagiaan dan makna sejati, bukan dalam gemerlap dunia, melainkan dalam kedekatan kepada Sang Pencipta.
Menurut Machsus Fawzi, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Sarana Prasaran, buku ini bukan sekadar kumpulan renungan, melainkan cermin yang menuntun pembaca menemukan kedamaian di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.
Setiap halamannya menghadirkan keheningan yang menumbuhkan kesadaran dan menentramkan hati, serta menengak jiwa kembali mengenal sang Pencipta dengan cara yang lembut dan menyentuh. Buku ini layak dibaca perlahan-lahan dengan hati yang terbuka dan pikiran yang jernih, bukan sekadar untuk dipahami, tetapi untuk dirasakan. Siapa berminat membaca buku ini bisa menghubungi https://wa.me/6285731158404
Buku ini ditulis oleh Hanifullah Hannan, penulis yang menekuni tema-tema spiritualias Islam dengan gaya narasi yang sederhana, menyentuh, dan sarat makna kehidupan. Melalui serial Jejak Ruhani, ia berusaha menghadirkan renungan-renungan yang mengajak pembaca untuk menapaki jalan hidup dengan damai, bernilai dan penuh keberkahan.
Beberapa buku yang ditulis Hanifullah antara lain Wisata Ruhani, Ihsan Way, Menjaga Nilai Wahyu dan lain-lain. Selain buku, anggota Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah ini juga menulis kajian di majalah Suara Hidayatullah.*




