Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Resolusi Kontradiksi: PBB Minta Iran Berhenti Menyerang setelah Ulah AS-Israel

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Maret 2026 14:26 2:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Maret 2026 13:13
Bagikan
Dewan Keamanan PBB
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 11 Maret mengadopsi Resolusi 2817 yang menuntut Iran segera menghentikan serangan terhadap sejumlah negara Teluk. Resolusi tersebut disetujui oleh 13 dari 15 anggota Dewan, tanpa suara penolakan, sementara dua negara—China dan Rusia—memilih abstain.

Resolusi itu mengutuk serangan Iran terhadap beberapa negara, termasuk Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Dewan Keamanan juga menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara-negara tersebut serta menuntut agar Teheran segera menghentikan tindakan militer, ancaman, serta dugaan gangguan terhadap jalur perdagangan maritim di kawasan.

Namun resolusi ini menuai kritik karena dianggap mengabaikan konteks awal konflik. Perang yang kini meluas di kawasan Timur Tengah itu justru dipicu oleh serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut kemudian memicu rangkaian balasan dari Teheran yang memperluas eskalasi konflik hingga melibatkan hampir sepuluh negara di kawasan.

Pandangan kritis juga datang dari beberapa anggota Dewan. Perwakilan China menegaskan bahwa operasi militer Amerika Serikat dan Israel dilakukan tanpa persetujuan Dewan Keamanan dan seharusnya segera dihentikan, seraya mengingatkan bahwa resolusi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan akar konflik secara seimbang.

Baca Juga

Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian

Delegasi Rusia juga menyatakan penyesalan atas adopsi resolusi tersebut dan mengajukan rancangan resolusi alternatif yang tidak menyebut pihak mana pun, dengan tujuan menghentikan konflik secara menyeluruh. Namun rancangan itu akhirnya ditolak dalam pemungutan suara kedua di Dewan Keamanan.

Kritik langsung terhadap resolusi juga datang dari Iran. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeed Irvani, menyebut resolusi tersebut sebagai bentuk ketidakadilan karena menuntut Iran menghentikan serangan tetapi tidak menyinggung serangan awal oleh AS-Israel terhadap negaranya. “Resolusi ini mengabaikan fakta bahwa Iran adalah korban agresi militer,” ujarnya sebagaimana dikutip oleh media Vietnam Báo Quốc Tế pada 12 Maret 2026.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa
Tulisan selanjutnya Kisah Jenaka Bulan Puasa 5 : Cara Unik Membangunkan Warga untuk Sahur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?

Berita
23 Juli 2026 16:20
Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Terbaru

  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
  • Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya

29 Juli 2026 14:47
Berita

MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

29 Juli 2026 14:00
Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

29 Juli 2026 13:39
MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
Berita

MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT

29 Juli 2026 12:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?