Hidayatullah.com– Lebih dari 300 serdadu Amerika Serikat terluka sejak awal perang dengan Iran pada 28 Februari, kata US Central Command hari Jumat (27/3/2026).
“Sejak dimulainya Operation Epic Fury, sekitar 303 anggota militer AS terluka. Kebanyakan luka tersebut ringan, dan 273 prajurit sudah kembali bertugas,” kata US Navy Captain Tim Hawkins.
Seorang pejabat AS yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan kepada AFP 10 prajurit masih mengalami luka serius.
Sebanyak 13 prajurit lainnya terbunuh dalam perang, menurut data terakhir, dengan 7 di antaranya terbunuh di Teluk dan 6 di Iraq.
Dalam laporan lain hari Jumat, militer Iran mengatakan bahwa hotel-hotel yang menampung tentara AS di kawasan Timur Tengah akan dianggap sebagai target.
“Ketika banyak tentara pasukan AS masuk ke sebuah hotel, maka menurut pandangan kami hotel tersebut merupakan Amerika,” kata juru bicara angkatan bersenjata Iran Abolfazl Shekarchi kepada stasiun televisi milik pemerintah Iran hari Kamis (26/3/2026).
Teheran belum merilis laporan terbaru jumlah koban jiwa, tetapi sebuah kelompok aktivis yang berbasis di AS mengatakan pada 23 Maret bahwa 1.167 prajurit Iran telah tewas dan 658 lainnya berstatus tidak diketahui nasibnya.*




