Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga AS Didakwa Menjalankan Kantor Polisi China di New York City

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2026 06:17 6:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2026 06:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang warga negara Amerika Serikat dinyatakan bersalah membantu menjalankan sebuah tempat yang berfungsi sebagai kantor polisi China untuk kepentingan pemerintah Beijing di New York City.

Juri menyatakan Lu Jianwang, 64, terbukti membuka dan mengoperasikan tempat tersebut yang terletak di kawasan Chinatown di Manhattan pada awal 2022 untuk kepentingan Kementerian Keamanan Publik China.

Dia divonis bersalah dalam dakwaan bertindak sebagai agen ilegal pemerintah China dalam hubungannya dengan tempat tersebut dan melakukan tindakan menghalangi hukum dengan memusnahkan bukti terkait.

Vonis dijatuhkan oleh juri setelah persidangan digelar selama sepekan di pengadilan federal New York.

Jianwang, penduduk New York yang juga dikenal sebagai Harry Lu, terancam hukuman penjara paling lama 30 tahun, kata pihak kejaksaan seperti dilansir BBC Rabu (13/6/2026).

Baca Juga

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Temannya sesama terdakwa Chen Jinping mengaku bersalah pada Desember 2024 dalam dakwaan berkonspirasi untuk bertindak sebagai agen Republik Rakyat China dalam hubungannya dengan kantor kepolisian asing di wilayah AS tersebut. Saat ini dia masih menunggu sidang pembacaan hukuman.

“Lu Jianwang menggunakan sebuah kantor polisi di New York City untuk menarget para pembangkang RRC guna memajukan agenda politik pemerintah Tiongkok,” kata James C Barnacle Jr, pejabat asisten direktur FBI.

Kantor di Chinatown itu, yang menempati seluruh lantai di atas sebuah kedai ramen di New York City, ditutup pada musim gugur 2022 setelah FBI melakukan investigasi.

Chen dan Lu dituduh menghapus data komunikasi pesan singkat mereka dengan pejabat Kementerian Keamanan Publik ketika mengetahui adanya penyelidikan yang dilakukan oleh FBI, kata jaksa penuntut.

Sedikitnya 100 kantor polisi semacam itu dilaporkan terdapat di 53 negara, yang menurut kelompok-kelompok peduli HAM dipergunakan China untuk memantau warganya yang tinggal di luar negeri, serta membantu Beijing mengidentifikasi para aktivis pro-demokrasi.China membantah pos-pos tersebut adalah kantor polisi, mengatakan bahwa tempat itu adalah “tempat pelayanan administrasi bagi warganya yang berada di luar negeri “. Layanan itu termasuk bantuan musiman dan pembaruan surat izin mengemudi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendagri Malaysia Bantah Perdagangan Narkoba di Langkawi Seperti Kartel Pablo Escobar
Tulisan selanjutnya Daging Kurban Kaleng, Cara Turki Sebar Manfaat Sepanjang Tahun ke 30 Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Berita
2 Juli 2026 21:51
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji

2 Juli 2026 11:54
Berita

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

30 Juni 2026 19:51
Berita

Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit

30 Juni 2026 18:00
Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

30 Juni 2026 16:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?