Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Juli 2026 13:49 1:49 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Juli 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Belanda akan mulai memberlakukan larangan impor dari permukiman ilegal ‘Israel’ di wilayah pendudukan Palestina pada 22 September, kata Menlu Tom Berendsen pada Selasa (21/07/2026).

Di depan parlemen Belanda, Berendsen memperingatkan perusahaan manapun yang melanggar akan menghadapi hukuman tegas dari pemerintah.

Pemerintah Belanda menetapkan bahwa pemukiman di wilayah pendudukan melanggar hukum internasional dan larangan impor bertujuan untuk mencegah perluasan pemukiman semacam itu.

Pemukiman ilegal Zionis ‘Israel’ merupakan produsen produk pertanian seperti alpukat, kurma, jeruk, anggur dan rempah-rempah. Larang juga akan mencakup produk dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki, wilayah yang dikenal dengan produksi anggurnya.

Melansir Anadolu, larangan itu akan membuat rugi ‘Israel’ hingga puluhan juta euro, meskipun nilai pastinya sulit ditentukan.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Inisiatif masing-masing negara, bukan Uni Eropa

Menurut RTL Nieuws, beberapa pendudukan menghindari aturan yang ada dengan menampilkan produk yang berasal dari Israel, bukan dari wilayah pendudukan.

Mayoritas di parlemen Belanda telah lama menyerukan larangan impor dari pemukiman ilegal, dan pemerintah sebelumnya berjanji pada musim panas lalu untuk mengambil tindakan.

Pemerintah saat ini mengumumkan langkah tersebut pada bulan Mei dan meminta pendapat mendesak dari Dewan Negara. Berendsen mengatakan bahwa pendapat tersebut tidak memerlukan perubahan pada dekrit sanksi, sehingga dapat diberlakukan pada bulan September.

Kebijakan yang berlaku sejak tahun 2006 yang melarang perusahaan Belanda melakukan bisnis yang berkontribusi pada pembangunan atau pemeliharaan permukiman juga akan tetap berlaku.

Belanda termasuk di antara sejumlah negara Uni Eropa yang semakin banyak memperkenalkan pembatasan nasional karena negara-negara anggota masih terpecah pendapat mengenai larangan di seluruh blok.

Belgia menyetujui larangan impor serupa pada tanggal 18 Juli, sementara Spanyol dan Slovenia juga telah mengadopsi langkah-langkah tersebut. Parlemen Irlandia mengesahkan larangan mereka sendiri pada tanggal 15 Juli.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandaboikot IsraelLarangan Imporpemukiman ilegal israelpemukiman Yahudipenjajahan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
Tulisan selanjutnya Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?