Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Juli 2026 12:53 12:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juli 2026 12:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menyerukan empat agenda strategis yang perlu menjadi perhatian umat Islam dalam menghadapi berbagai tantangan nasional dan global menuju Indonesia Emas 2045.

Seruan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, KH Zainut Tauhid Sa’adi, saat memberikan sambutan pada pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Menurut Kiai Zainut, dinamika geopolitik global, ancaman krisis pangan dan energi, serta disrupsi teknologi yang berkembang pesat menuntut umat Islam untuk mengambil peran yang lebih aktif dan strategis. Karena itu, Dewan Pertimbangan MUI menggarisbawahi empat agenda utama yang selaras dengan tema KUII VIII, “Umat Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat.”

“Menghadapi situasi ini dan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, Dewan Pertimbangan MUI menggarisbawahi empat ajakan strategis bagi seluruh peserta kongres,” ujarnya.

Agenda pertama adalah memperkuat ukhuwah dan moderasi beragama (wasathiyah Islam). Kiai Zainut menekankan bahwa perbedaan pandangan di tengah umat harus dikelola sebagai kekuatan yang mempererat persatuan, bukan sebaliknya.

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

“Perbedaan pandangan harus dikelola sebagai khazanah kekuatan, bukan perpecahan. Umat Islam harus hadir di garda terdepan sebagai perekat persatuan, penyejuk suasana, dan penjamin stabilitas nasional,” katanya.

Agenda kedua, lanjutnya, adalah memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan amanat Pasal 33 UUD 1945. Ia menilai pengelolaan sumber daya alam harus benar-benar ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Selain itu, ia juga mendorong penegakan hukum yang adil dan konsisten, pemberantasan korupsi, pencegahan kebocoran anggaran, serta penguatan ekonomi syariah, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.

“Penegakan hukum dan efisiensi anggaran adalah syarat mutlak agar kekayaan nasional dapat terdistribusi secara adil melalui konsolidasi ekonomi, penguatan ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, serta optimalisasi zakat, wakaf, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Agenda ketiga adalah pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan etika. Menurut Kiai Zainut, generasi Muslim masa depan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah.

“Kita harus melahirkan generasi Muslim yang unggul dalam penguasaan sains dan teknologi, namun tetap berakar kuat pada moral, etika bernegara, dan akhlak yang mulia,” tuturnya.

Sementara agenda keempat adalah memperkuat kepedulian terhadap isu geopolitik dan kemanusiaan global. Ia menegaskan bahwa umat Islam Indonesia perlu terus berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Umat Islam Indonesia harus terus memainkan peran aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, menolak segala bentuk penjajahan, serta mengawal perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina secara konsisten,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Zainut juga menyoroti pentingnya KUII VIII sebagai forum permusyawaratan umat Islam untuk merumuskan arah perjuangan keumatan dan kebangsaan. Momentum tersebut, menurutnya, semakin bermakna karena bertepatan dengan perjalanan setengah abad pengabdian MUI bagi bangsa Indonesia.

“Sebagai komponen mayoritas pendiri bangsa, umat Islam harus berada di depan. Kita tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga harus menghadirkan peran nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Ia berharap KUII VIII dapat melahirkan berbagai rumusan dan rekomendasi yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

“Semoga musyawarah ini menghasilkan risalah dan taujihat yang mencerahkan serta memberikan manfaat bagi seluruh umat Indonesia,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineIndonesia Emas 2045Kongres Umat Islam IndonesiaKUII VIIIMajelis Ulama IndonesiaWasathiyah Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
Tulisan selanjutnya MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Berita
23 Oktober 2026 20:19
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?