Hidayatullah.com– Aparat keamanan Pakistan berdasarkan informasi intelijen melakukan penggerebekan di sejumlah tempat persembunyian kelompok militan di bagian barat laut dan barat daya negeri itu, menewaskan 49 militan, kata pihak militer hari Jumat (21/8/2026).
Dua belas militan terbunuh dalam operasi terpisah pekan ini di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang berbatasan dengan Afghanistan, kata militer dalam sebuah pernyataan. Sebanyak 37 lainnya terbunuh dalam operasi di Provinsi Balochistan, lansir Associated Press.
Militer Pakistan menyebut mereka yang terbunuh adalah anggota “Fitna al-Khawarij ” dan “Fitna al-Hindustan,” istilah yang dipakai pemerintah untuk menyebut dua kelompok terlarang Taliban Pakistan dan kelompok separatis Baloch.
Pemerintah Pakistan menuding Taliban Pakistan dan separatis Baloch beroperasi dari tempat persembunyian mereka di Afghanistan dan menerima sokongan dari India. Baik Afghanistan maupun India menampik tuduhan itu.
Pakistan Taliban yang dikenal dengan nama Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) merupakan sebuah kelompok yang terpisah tetapi bersekutu dengan Taliban Afghanistan. Balochistan, provinsi di Pakistan dengan luas wilayah terbesar tetapi paling jarang penduduknya dan memiliki sumber daya alam melimpah, sejak lama menjadi pusat pertempuran bagi kelompok-kelompok etnis Baloch yang memperjuangkan otonomi yang lebih besar atau kemerdekaan dari pemerintah pusat Pakistan.
Provinsi itu, yang berbatasan langsung dengan wilayah Afgahnistan, juga menjadi sarang TTP dan ISIS.*




