Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2026 14:13 2:13 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 September 2026 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejumlah pesawat militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan rusak akibat serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada malam Selasa.

Daftar isi
  • Saling Serang Iran dan AS
  • Pangkalan AS di Yordania
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Mengutip seorang pejabat AS, CBS melaporkan sekitar delapan jet tempur F-15 mengalami kerusakan ringan namun kemudian dapat beroperasi kembali dan sebuah pesawat A-10 Thunderbolt “Warthog” kehilangan salah satu sayapnya.

Beberapa pesawat militer AS mengalami kerusakan akibat serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada malam hari antara Selasa dan Rabu, menurut sebuah laporan yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Tidak ada korban jiwa dari pihak AS yang dilaporkan terkait serangan tersebut.

Pasukan AS juga menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot untuk menangkal serangan Iran. Serangan Iran ini membuat para pejabat AS khawatir lantaran semakin menipisnya persediaan rudal pencegat Patriot dan amunisi berpemandu presisi lainnya.

Baca Juga

Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Saling Serang Iran dan AS

Serangan ini terjadi setelah serangan AS terhadap lima kapal tanker Iran pada hari Selasa—tindakan balasan yang dilakukan Washington karena Iran sebelumnya menargetkan sebuah kapal Angkatan Laut AS.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran kemudian mengklaim telah menyerang delapan kapal tanker dan dua kapal perang, serta pangkalan AS di Yordania.

IRGC mengklaim telah menembakkan rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti—yang juga dikenal sebagai Pangkalan Udara Al-Azraq—dengan sasaran fasilitas dan hanggar perlindungan bagi pesawat F-35, F-16, dan F-15. Pihak IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada hanggar.

Yordania membantah klaim Iran mengenai serangan tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa 20 rudal balistik memang menargetkan wilayahnya, namun sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan 18 di antaranya. Dua rudal lainnya jatuh di area terbuka yang jauh dari permukiman penduduk, dan tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Kantor Berita Tasnim milik Iran kemudian merilis rekaman yang diklaimnya sebagai serangan tersebut dan menuduh militer Yordania menutupi kerusakan dan korban jiwa.

Pangkalan AS di Yordania

Rentetan serangan ini merupakan bagian dari rangkaian serangan Iran terhadap pangkalan AS di Yordania sejak konflik bermula pada akhir Februari.

Teheran mengklaim telah menghantam sejumlah lokasi militer Amerika, termasuk Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di dekat Al-Azraq, Camp Titin, dan Pangkalan Udara Prince Hassan.

Salah satu klaim yang paling menonjol muncul pada 30 Juli, ketika IRGC menyatakan bahwa serangan rudal balistik terhadap Muwaffaq Salti telah menghancurkan tiga jet tempur F-35 AS dan menyebabkan kerusakan parah pada tiga jet lainnya. Mereka juga mengklaim bahwa sejumlah perwira serta personel teknis dan pemeliharaan AS tewas.

Namun, hal itu dibantah Komando Pusat AS (CENTCOM) yang menyatakan tidak ada pesawat atau drone yang rusak.

Serangan paling mematikan yang terkonfirmasi terhadap pasukan AS di Muwaffaq Salti terjadi pada 17 Juli. Serangan rudal balistik Iran menewaskan tiga tentara Angkatan Darat AS dan melukai empat lainnya.

Pada awal September, IRGC mengklaim adanya serangan lain terhadap Pangkalan Udara Prince Hassan; mereka menyatakan serangan itu menghantam hanggar tempat penyimpanan drone RQ-4 dan MQ-9 milik AS, serta mengklaim bahwa pesawat dan personel di lokasi tersebut hancur atau tewas.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS-Israel Serang IranJet Tempurkonflik Timur TengahPerang Iran-AS Israelyordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Tulisan selanjutnya Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?