Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Israel Dukung Pelarangan Koran Pro-Netanyahu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2014 19:31 7:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2014 19:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Israel hari Rabu (12/1/2014) lewat pemungutan suara menyetujui rancangan undang-undang yang akan melarang distribusi  Israel HaYom, koran gratis yang isinya murni mendukung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, lansir AFP.

Israel HaYom (Israel Hari Ini) didirikan tahun 2007 oleh milyuner sayap kanan Amerika Serikat Sheldon Adelson, salah satu orang terkaya di dunia. Satu tujuan pasti koran itu adalah mendukung Netanyahu, yang kala itu merupakan pemimpin oposisi, guna memastikan dirinya terpilih sebagai perdana menteri pada pemilu 2009.

Secepat kilat koran gratis itu menyebar luas di Israel hingga mendapatkan julukan “Bibiton”, yang diambil dari nama panggilan akrab Netanyahu, Bibi, yang juga bahasa Ibrani untuk koran.

Anggota parlemen Eitan Cabel, yang mengajukan RUU itu, mengatakan bahwa peraturan itu untuk menyelamatkan pers cetak di Israel, yang terancam eksistensinya akibat peredaran gratis koran Israel HaYom.

Penjelasan RUU itu menyebutkan bahwa koran tidak bisa didistribusikan secara gratis lebih dari enam bulan jika koran itu termasuk 4 harian terbesar di dalam negeri dan tersebar ke seluruh wilayah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Intelijen Yuval Steinitz, teman akrab Netanyahu, mengatakan bahwa RUU yang pada dasarnya ingin menutup sebuah penerbitan koran merupakan tindakan “anti-demokrasi”.

Sebelum resmi menjadi undang-undang, RUU itu harus lolos di Knesset yang saat ini dipimpin oleh Yariv Levin, seorang politisi asal Likud –partainya Netanyahu. RUU itu juga harus lolos dalam tiga kali pembahasan di parlemen.

Israel HaYom menguasai sebagian besar pasar periklanan, sehingga menimbulkan krisis pada koran-koran lain di Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Obama Bantah Amerika Penyulut Protes Besar di Hong Kong
Tulisan selanjutnya “Berguru” kepada Google, Tidak Bisa Dirujuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?