Hidayatullah.com–The New York Times akan mencoba menerbitkan berita-beritanya dalam bahasa Arab.
Koran yang saat ini beredar dalam bahasa Inggris dan China itu tahun depan akan mencoba terbit dalam bahasa-bahasa lain, kata Mark Thompson kepala eksekutif New York Times Company.
“Kami akan mencoba bahasa-bahasa lainnya dan tentu saja bahasa Arab masuk dalam daftar. Kami tidak ingin melakukan apapun yang tidak berkualitas tinggi, dan tentu saja harus bernilai ekonomi,” kata Thompson kepada Al-Arabiya (19/11/2014).
Thompson, tokoh media asal Inggris dan bekas dirjen BBC, mengatakan korannya berencana untuk terbit dalam bahasa-bahasa lain baik untuk edisi web maupun mobile.
Salah satu pertimbangan untuk menerbitkan edisi bahasa Arab adalah karena di Timur Tengah banyak sumber berita, terlebih karena masalah politik yang kompleks dan tidak stabil. Dan bagi media kelas internasional, “Timur Tengah adalah kesempatan yang tidak bisa Anda abaikan,” ujarnya.
Ketika berbicra dalam Abu Dhabi Media Summit yang ditutup hari Kamis ini, Thompson mengatakan bahwa tren global dunia –termasuk penggunaan meluas telepon pintar– akan memiliki dampak terhadap dunia Arab.
Saat ini 250.000 eksemplar koran International New York Times yang dulu dikenal dengan nama International Herald Tribune dijual di Uni Emirat Arab.
Pendapatan iklan dari edisi cetak koran tersebut memang menurun belakangan ini, tetapi kata Thompson bisnisnya di online akan menutupnya.
Meskipun demikian Thompson yakin bahwa koran cetaknya mampu bertahan hingga banyak tahun ke depan.
“Permintaan akan koran fisik masih akan tetap kuat selama banyak tahun … satu dekade, atau mungkin banyak dekade,” ujarnya.
Meskipun berencana menerbitkan koran dalam edisi bahasa lain, tetapi New York Times akan memberhentikan sekitar 100 newsroom-nya, atau sekitar 7,5% dari jumlah jurnalisnya.*