Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Belgia: Uni Eropa Perlu Badan Intelijen Seperti CIA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2015 11:05 11:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Desember 2015 11:05
Bagikan
Menyusul serangan Paris, polisi Inggris berjaga di depan Stadion Wembley.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Belgia menyarankan Eropa memiliki sebuah lembaga pusat intelijen guna memantapkan koordinasi operasi-operasi anti-teroris yang dilakukannya.

PM Charles Michel mengatakan pencarian para tersangka pelaku serangan di Paris menunjukkan kegagalan dinas-dinas rahasia Eropa dalam berbagi informasi.

Hal itu mengemuka di tengah-tengah kabar yang mengatakan bahwa Salah Abdeslam, warganegara Belgia tersangka pelaku serangan Paris, kemungkinan telah pergi meninggalkan negaranya menuju Suriah.

Dilansir Euronews Senin (30/11/2015), kepada stasiun radio Prancis RTL Michel berkata, “Kita perlu –dan ini pandangan pribadi saya– membentuk sesegera mungkin sebuah badan intelijen Eropa.”

Penyiar radio kemudian menanggapi Michel dengan nada tanya, “Sebuah CIA Eropa?”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Michel menjawab, “Sebuah CIA (Central Intelligence Agency) Eropa, ini istilah saya. Hal itu merupakan sebuah keperluan, menurut keyakinan saya. Dan saya pikir karena adanya zona Schengen ini, ada dua korelasi penting di dalamnya, yaitu perbatasan eksternal yang lebih baik bagi Uni Eropa, hal ini sekarang tidak menjadi masalah tetapi merupakan isu nyata. Dan kedua, saling berbagi data yang lebih baik perihal orang-orang yang hilir-mudik di dalam zona Schengen.”

Polisi mengatakan jumlah total pelaku serangan Paris kemungkinan lebih dari sepuluh. Zona Schengen memungkinkan penduduk di wilayah Uni Eropa melakukan perjalanan secara bebas lintas negara anggota tanpa memerlukan visa, sehingga mereka dapat berpindah dari satu negara ke negara lain dengan cepat, dan hal ini membuat aparat keamanan agak kesulitan melacak pelaku kejahatan.

Michel mengakui bahwa idenya itu tidak mendapat dukungan luas, meskipun Jumat lalu Komisioner Urusan Dalam Negeri Eropa Dimitris Avramopoulos juga menyerukan pembentukan badan intelijen pan-Eropa.

Sementara Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengaku agak ragu mengenai usulan itu.

Jerman secara terang-terangan menyatakan skeptimismenya perihal CIA Eropa.

“Kita seharusnya tidak membuang energi membahas badan intelijen Eropa,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere hari Jumat (27/11/2015), namun justru, “berkonsentrasi lebih meningkatkan lagi pertukaran informasi melalui lembaga-lembaga yang sudah ada.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putin Mengaku Tak Akan Temui Erdogan di Konferensi Perubahan
Tulisan selanjutnya Pramuka Negeri Sembilan Malaysia, Kunjungi Payakumbuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?