Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kenya Larang Marie Stopes Memberikan Layanan Aborsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 November 2018 05:00 5:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 November 2018 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas di Kenya melarang organisasi kesehatan internasional Marie Stopes memberikan pelayanan apapun yang berkaitan dengan aborsi.

Medical Practitioners Board (MPB) mengatakan pihaknya mengambil keputusan tersebut setelah melakukan penyelidikan perihal pengaduan yang mengatakan bahwa organisasi nirlaba itu mempromosikan aborsi, lansir BBC Ahad (18/11/2018).

Aborsi terlarang di Kenya, kecuali si ibu terancam bahaya.

Marie Stopes berdalih pihaknya beroperasi sesuai koridor hukum, memberikan layanan konsultasi termasuk perawatan pascaaborsi.

Sebuah surat yang dikirim MPB kepada Marie Stopes hari Rabu ((14/11/2018) mengatakan, “Dengan ini Marie Stopes Kenya diminta untuk segera menghentikan dan tidak lagi menawarkan layanan aborsi dalam bentuk apapun di seluruh fasilitasnya yang ada di republik ini.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

LSM yang bermarkas di London itu juga diperintahkan menyampaikan laporan setiap pekan perihal seluruh pelayanan yang dilakukannya di fasilitas-fasilitasnya selama 60 hari.

Ezekiel Mutua , kepala lembaga pemerintah yang berwenang mengeluarkan izin periklanan Kenya Film Classification Board, menyambut baik larangan itu. Dia juga menuding pemerintah Amerika Serikat yang lalu (Barack Obama, presiden AS yang berayahkan pria Kenya) menimbulkan kerusakan moral di Kenya dengan mendukung aborsi.

Mutua mengatakan bahwa iklan-iklan yang dipasang Marie Stopes “belum mendapatkan persetujuan lembaganya dan mereka tidak bertindak profesional dengan membuat seakan-akan aborsi merupakan suatu tindakan yang keren.”

Sebagaimana diketahui, salah tujuan didirikannya organisasi nirlaba itu adalah agar wanita dapat menentukan pilihannya sendiri apakah ingin memiliki anak atau tidak dan kapan waktunya. Salah satu semboyan yang dipakai berbunyi: “Children by choice, not chance” (memiliki anak berdasarkan pilihan memang ingin punya atau tidak, bukan karena kebetulan atau terlanjur hamil). Semboyan semacam itu populer di kalangan wanita berpendidikan, feminis atau wanita yang mengutamakan karir di luar rumah.

Didirikan di London, Inggris, pada tahun 1976, cabang Marie Stopes di Kenya menawarkan jasa kontrasepsi sejak tahun 1985. Di negara Afrika itu Marie Stopes mengelola 22 klinik dan 15 mobil klinik keliling yang menjelajahi daerah-daerah terpencil.

Menurut laporan koran lokal Sunday Nation, fasilitas yang dikelola Marie Stopes dikenal warga sebagai tempat yang bisa dikunjungi oleh para wanita yang tidak menginginkan kehamilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Tijuana Protes Karavan Migran
Tulisan selanjutnya Palsukan Laporan Keuangan Chairman Nissan Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?