Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jutaan Rakyat Amerika Tergantung Kupon Makanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 April 2013 09:26 9:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 April 2013 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meskipun ada tanda-tanda perekonomian Amerika Serikat mulai bangkit kembali, banyak rakyat negara maju itu masih mengandalkan bantuan pemerintah untuk mendapatkan makanan bagi anggota keluarganya, lapor wartawan Al-Jazeera (4/3/2013) dari Rhode Island.

Awal bulan selalu menjadi hari yang paling sibuk di toko International Market di Woonshocket. Itu adalah masa di mana penduduk setempat yang mendapatkan tunjangan Program Bantuan Nutrisi Tambahan (SNAP), alias kupon untuk membeli makanan bagi orang miskin, berbelanja.

Miguel Pichargo pemilik International Market mengatakan, “Ya, bisa saya katakan 95% orang menggunakan kupon makanan.” Toko milik Pichargo ini mengandalkan pembeli pengguna kupon SNAP.

Setiap keluarga miskin Amerika rata-rata menerima bantuan 252 dolar perbulan. Salah seorang penerima bantuan itu, Jasmine Machuca, mengatakan bantuan makanan itu tidak cukup untuk masa satu bulan. Akhir bulan bagi keluarganya, yang beranggotakan empat orang, adalah masa yang sangat sulit.

Wanita muda yang bekerja paruh waktu ini mengatakan, dia dan pasangannya tidak memiliki uang cukup sebab setiap kebutuhan mereka harus dibayar dengan uang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kehidupan warga Woonshocket tidak mudah, pabrik penggilingan tua yang tutup akibat terkena dampak krisis ekonomi 2008 belum juga beroperasi kembali, sementara tidak ada industri lain yang bisa diandalkan. Di kota itu, satu dari setiap tiga orang merupakan penerima bantuan SNAP. Jadi bisa dikatakan, bantuan SNAP merupakan penyelamat hidup mereka.

Namun, menurut salah seorang bekas kandidat walikota, Ken Block, yang pernah melakukan penelitian terhadap pelaksanaan program bantuan makanan itu, baik warga maupun pemilik toko menyalahgunakan bantuan SNAP.

“Pemerintah federal mengatakan secara nasional beberapa milyar dolar dicuri dari program kupon makanan setiap tahunnya. Menurut pengalaman saya puluhan tahun menggeluti program kupon makanan ini, saya memperkirakan jumlahnya jauh lebih besar, bisa mencapai sepuluhan milyar dolar setiap tahunnya,” kata Block.

Sedangkan Fred Sneesby dari Departemen Pelayanan Kemanusian di Rhode Island mengatakan, sebagian besar penerima bantuan SNAP memang berhak untuk mendapatkannya. Memangkas anggaran kupon makanan saat ini akan sangat menyengsarakan rakyat, imbuhnya.

“Sebanyak 300 juta dolar masuk ke negara bagian ini setiap tahunnya untuk bantuan makanan, jadi bisa anda bayangkan bagaimana bantuan ini sangat berarti, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga toko pengecer, grosir, dan lainnya,” kata Sneesby.

Di wilayah Rhode Island saja, penerima bantuan makanan dari pemerintah federal saat ini jumlahnya lebih dari dua kali lipat dibanding lima tahun lalu. Rhode Island merupakan negara bagian di Amerika Serikat dengan angka pengangguran paling tinggi. Sementara tanda-tanda perekonomian mulai membaik, orang-orang yang memiliki pekerjaan gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka setiap bulannya. Ini merupakan gambaran dari kehidupan masyarakat AS secara nasional.

Hampir 48 juta orang di Amerika Serikat saat ini mengandalkan bantuan kupon makanan dari pemerintah federal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungan Bersejarah, Presiden Mursy Bertolak ke Sudan
Tulisan selanjutnya Kepala Asrama Al-Azhar Ditahan Terkait Kasus Keracunan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana

Berita
29 Juli 2026 19:47
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas

Terbaru

  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’
  • Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
  • Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri
  • Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
  • Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
  • Usai Jadi Pemimpin Politik Hamas, Khalil al-Hayya Langsung Bertemu Menlu Turki
  • Angka Bunuh Diri Tentara ‘Israel’ Terus Naik, Tahun Ini Sudah 16 Tewas
  • Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
  • Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?