Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Demi Allah! Pelecehan Tak Akan Mengurangi Kemuliaan Nabi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Januari 2015 05:53 5:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2015 05:53
Bagikan
Kampus Universitas Madinah
Bagikan

MEMBACA status banyak teman di Facebook perihal penyerangan sekelompok orang ke kantor majalah satire Charlie Hebdo, serta sikap media Prancis itu mencetak ulang 3 juta kartun Nabi Muhammad Shallallahu ’Alaihi Wassallam mengingatkan saya pada kisah salah seorang sahabat yang hendak meng-qishas Nabi Muhammad yang diceritakan oleh guru kami Syeikh Dr. Al-Jaabiriy.
Syeikh Dr. Al-Jaabiriy adalah dosen mata kuliah Tarbiyah Islamiyah kurang lebih 2 setengah tahun yang lalu, tidak lama setelah kasus

karikatur Nabi Muhammad shallallahu ‘Alaihi Wasallam dirilis oleh redaksi majalah Charlie Hebdo yang berpusat di Prancis.
Ceritanya kurang lebih begini:

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam merapatkan shaf para sahabat di Perang Badar, secara tidak sengaja cambuk yang ada di tangan beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengenai perut sahabat Sawad bin Ghoziyyah rodhiallahu ‘anhu, sebab waktu itu beliau sedikit lebih maju dari yang lain.

“Luruskan (shaf) wahai Sawad..!” demikian perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

“Engkau telah menyakitiku ya Rasulullah..” jawab Sawad.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Allah telah mengutus engkau dengan haq, maka perkenankanlah aku untuk meng-qishahmu..!” demikian pinta Sawad kepada Rasulullah untuk mencambuk tubuh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Tanpa berfikir panjang, Rasulullah pun mempersilakan sahabatnya itu untuk membalas cambukan tersebut.

“Tatkala cambukmu mengenai perutku, tak ada sehelai kainpun yang menghalanginya,” ujar Sawad kembali.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam langsung menyingkap bagian perut beliau untuk dicambuk. Namun apa yang terjadi?

Ternyata Sawad bin Ghoziyyah melepaskan cambuk dari genggamannya dan memeluk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan mencium perut beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.

Saat cerita itu sampai di sini, seketika, mimik wajah guru kamipun berubah. Suaranya yang serak-serak basah semakin lirih dan membuat kami, para mahasiswanya terbawa arus kisah, seakan-akan kami sedang menyaksikan dengan mata kepala sendiri tubuh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang ingin diqishas.

Ceritapun berlanjut.

“Apa gerangan yang membuat engkau melakukan ini wahai Sawad?,” tanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam heran.

“Wahai Rasulullah bukankah sekarang kita dalam peperangan, dan tidak ada jaminan bagiku dari kematian, maka aku ingin mengakhiri hidup ini dengan menempelkan kulitku dengan kulitmu.”

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallampun mendoakan sahabat ini dengan kebaikan. Dan ternyata doa Nabi dikabulkan oleh Allah, Sawad bin Ghoziyyah akhirnya memperoleh gelar syahid pada pertempuran itu.

Tak terasa, butir-butir air mata meleleh ke pipi guru kami, Syeikh Dr. Al-Jaabiriy, sambil menerangkan bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sebaik-baik Nabi dan Rasul, pemimpin yang paling adil. Lantas apa urusan mereka, orang-orang kafir yang membuat karikatur Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam?

Keadaan kelaspun hening, larut berkabut kerinduan yang membuncah kepada Rasul pilihan, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Tak sedikit dari mahasiswa yang ikut melelehkan air mata. Berbayang betapa kejinya orang-orang kafir yang menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, manusia terbaik yang pernah ada di muka bumi. Akhlaknya adalah cerminan Al-Qur’an kalamullah, Rabb yang Kasih-Nya menyelimuti seluruh alam beserta isi, tak terkecuali kepada orang-orang kafir.

Ya, meski pelecehan orang-orang kafir terus dilakukan, setitikpun tidak akan pernah mengurangi kemulian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, demi Allah! Tidak akan pernah!

Karena sejarah telah menoreh dengan tinta permata akan keagungan dan kemulian akhlak baginda Rasul Muhammad shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

“Allahumma sholli wa sallim wa barik ‘ala rosulin karim, Muhammad ibn ‘Abdillah -shallallahu ‘alaihi wasalam wa ‘ala ahli baitihi wa shohbihi ajma’in.”*/Hedi Kurniadi, Mahasiswa Fakultas Hadits Universitas Islam ‪Madinah. Tulisan dari Komunitas Kota Nabi‬

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:madinahpelecehan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selamatkan Orang Yahudi, Muslim Prancis Dapat Anugerah Kepahlawanan
Tulisan selanjutnya Islam dan Kristen Palestina: Kartun Nabi Muhammad Adalah “Terorisme”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?