Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Tertangkap ISIS/ISIL, Uni Emirat Arab Tak Terbangkan Pesawat Tempurnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2015 17:04 5:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2015 16:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uni Emirat Arab, salah satu negara Teluk yang ikut mengirim pasukan koalisi untuk memerangi ISIS/ISIL, sudah tidak lagi menerbangkan pesawat-pesawat tempurnya sejak Desember lalu, kata pejabat Amerika Serikat.

UEA berhenti melancarkan serangan udara atas ISIS/ISIL di Suriah, setelah seorang pilot ditangkap kelompok bersenjata itu menyusul jatuhnya pesawat F-16 milik Yordania di Raqqa. Pemerintah UEA takut kalau-kalau para pilot tempur mereka mengalami hal serupa.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa UEA menangguhkan serangan udaranya tidak lama setelah pilot pesawat Yordania jatuh,” lapor AFP dilansir Aljazeera Kamis (5/2/2015), mengutip keterangan seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak diungkapkan identitasnya, karena masalah ini belum diumumkan secara resmi.

“Tetapi, saya tegaskan bahwa UEA masih menjadi bagian penting dan partner yang berharga yang memberikan kontribusi kepada koalisi,” imbuh pejabat itu.

The New York Times merupakan media pertama yang mengabarkan perihal keputusan UEA tersebut, kurang dari sehari setelah ISIS/ISIL merilis video pembakaran hidup-hidup pilot Yordania yang ditawannya, Muath Kaseasbeh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

UEA kabarnya mendesak agar Amerika Serikat memperbaiki upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) pasukan di wilayah utara Iraq, dekat dengan medan pertempuran, dan bukannya menempatkan basis misi SAR itu di Kuwait, lapor NY Times mengutip keterangan para pejabat.

UEA dikabarkan masih akan menangguhkan pilotnya, sampai Amerika Serikat mengerahkan V-22 Osprey untuk misi SAR di utara Iraq. Pesawat itu memiliki kemampuan khusus, dapat lepas landas dan mendarat seperti helikopter, tetapi memiliki kemampuan terbang seperti pesawat.

Salah satu pilot yang diterjunkan UEA adalah Mayor Mariam Al-Mansouri, wanita 35 tahun yang merupakan pilot tempur wanita pertama yang dimiliki negara itu, yang juga ditunjuk sebagai ketua tim.

Selain UEA, negara Arab yang bergabung dengan pasukan koalisi menggempur ISIS/ISIL adalah Bahrain, Yordania, Qatar dan Arab Saudi.

Negara Barat yang mengirimkan pasukannya memerangi ISIS/ISIL, terdiri dari Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Belanda dan Inggris.

Amerika Serikat memainkan peran dominan dalam serangan udara atas ISIS/ISIL di Suriah dan Iraq. Menurut keterangan resmi 80% serangan udara koalisi dilancarkan oleh pasukan AS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki akan Membuka Rumah Sakit Riset di Luar Negeri
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Pekanbaru Tolak Kebaktian Kristen di Lapangan Umum Terbuka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

Berita
17 September 2026 16:00
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?