Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Berlaku Selama 10 Tahun, Jam Malam di Baghdad Dicabut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Februari 2015 15:51 3:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Februari 2015 15:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penduduk ibukota Iraq, Baghdad, bersuka cita karena jam malam yang selama sepuluh tahun terakhir diberlakukan akhirnya dicabut.

Perdana Menteri Haidar Al-Abadi mengumumkan keputusan pencabutan jam malam itu pada hari Kamis (5/2/2015) dan mengatakan daerah pemukiman penduduk akan didemiliterisasi setelah larangan keluar rumah pada waktu tengah malam hingga 5 pagi itu dicabut efektif per Sabtu malam.

“Baghdad seperti kota hantu dan itu yang kami lihat ketika pulang larut malam dan pos-pos pemeriksaan melarang kami memasuki daerah tempat tinggal kami. Namun ketika jam malam dicabut, kota ini kembali hidup. Orang-orang berkeliling dan berbelanja dan sebagai warganegara orang merasa aman,” kata Abbas Kamil dikutip Euronews (8/2/2015).

Salah Al-Lami yakin keputusan pencabutan jam malam itu merupakan langkah positif bagi stabilitas ibukota.

“Ketika jam malam dicabut akan ada semacam stabilitas, keamanan dan kerjasama dengan polisi, dengan orang-orang dan sebaliknya,” kata Al-Lami, seraya menambahkan bahwa hal itu akan menciptakan kondisi yang aman bagi negaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa jam sebelum jam malam berakhir, sedikitnya 137 orang terbunuh dan lainnya luka-luka dalam 3 serangan bom berbeda di kota itu.

Ledakan pertama terjadi di sebuah restoran di kawasan Syiah di Baghdad Baru, yang menelan korban paling banyak.

Dua ledakan lainnya terjadi di pasar pusat kota dan pasar di selatan selatan Baghdad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Habiskan Rp192 Miliar Cuma untuk “Tongkrongin” Julian Assange di Kedubes Ekuador
Tulisan selanjutnya MUI Gelar Kongres Umat Islam ke-VI di Yogyakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?