Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inggris dan Turki Bersitegang karena 3 Remaja Putri Pergi ke Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2015 23:40 11:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2015 22:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketegangan diplomatik mulai terjadi antara Inggris dan Turki mengenai 3 remaja pelajar putri Inggris yang diyakini pergi ke wilayah yang dikuasai kelompok ISIS/ISIL di Suriah.

Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc hari Senin (23/2/2015) mengatakan bahwa Inggris baru memberitahu Turki tentang ketiga gadis itu pada hari Jumat lalu, atau menunggu tiga hari untuk memberitahu pemerintah Ankara. Arinc mengatakan, Inggris yang harus bertanggungjawab jika Shamima Begum (15), Kadiza Sultana (16) dan Amira Abase (15) tidak ditemukan.

Ketiga gadis remaja itu adalah siswi Bethnal Green Academy di timur London. Mereka sudah dinyatakan hilang selama sepekan, setelah secara diam-diam terbang dengan pesawat Turkish Airline dari Bandara Gatwick menuju Istanbul hari Selasa pekan lalu.

Arinc mengatakan penundaan pemberitahuan oleh pihak Inggris itu patut mendapatkan kecaman.

Namun markas kepolisian metropolitan London, Scotland Yard, hari Selasa pagi (24/2/2015) membantah tuduhan Arinc tersebut. Mereka mengatakan sudah menghubungi petugas foreign liaison di Kedutaan Turki di London pada hari Rabu 18 Februari, sehari setelah ketiga gadis remaja itu hilang, segera setelah meyakini bahwa mereka pergi ke Istanbul.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sejak itu kami bekerja sama dengan otoritas Turki yang memberikan banyak bantuan dan mendukung penyeidikan kami,” kata juru bicara Scotland Yard dikutip Guardian.

Petugas kepolisian Inggris telah terbang ke Turki, namun peran mereka dalam penyelidikan kasus itu belum dikonfirmasi.

Ribuan orang asing asal lebih dari 80 negara bergabung dengan kelompok ISIS dan kelompok bersenjata lainnya di Suriah dan Iraq. Kebanyakan dari mereka masuk lewat perbatasan Turki.

Turki mengatakan butuh informasi lengkap dan cepat dari dinas intelijen negara-negara Barat agar pihaknya dapat mencegat orang-orang asing yang akan masuk ke Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ingin Menyerang Warga Amerika di Afghanistan, 2 Pria Divonis Penjara 25 Tahun
Tulisan selanjutnya Beginilah Jalannya Rizki Abu Ya’qub Al Bishri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?