Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelaku Perkosaan: Wanita Baik Tidak Keliaran di Malam Hari, Tidak Mengenakan Pakaian yang Salah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Maret 2015 16:50 4:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2015 14:30
Bagikan
Mukesh Singh dan (inzet) Jyoti Singh.
Bagikan

Hidayatullah.com—Satu dari beberapa pria pelaku perkosaan atas seorang mahasiswi India di dalam bus di kota Delhi tahun 2012 mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi lebih karena kesalahan pihak korban, yaitu wanita.

Berbicara dalam wawancara dengan BBC untuk program dokumenter yang akan ditayangkan pada Hari Wanita Internasional, Mukesh Singh, yang masih meringkuk dalam penjara mengatakan bahwa para wanita yang berkeliaran di malam hari patut disalahkan sebab mereka menarik perhatian kaum laki-laki.

“Perempuan jauh lebih bertanggungjawab atas [terjadinya] perkosaan dibanding laki-laki,” kata Mukesh Singh dikutip BBC (2/3/2015).

“Anda tidak bisa bertepuk dengan satu tangan, diperlukan dua tangan,” kata Singh menganalogikan bahwa pemerkosaan terjadi bukan semata kesalahan laki-laki, dan pihak wanita juga ikut bersalah.

Lebih lanjut Singh mengatakan, “Seorang wanita baik-baik tidak akan berkeliaran pukul 9 malam. Seorang gadis lebih bertanggungjawab atas terjadinya perkosaan dibanding laki-laki. Laki-laki dan perempuan tidak sama. Pekerjaan rumah tangga dan mengurus rumah adalah untuk perempuan, bukannya malah berkeliaran di tempat-tempat disko dan bar pada malam hari, melakukan hal-hal yang tidak benar, mengenakan pakaian yang tidak benar.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Mukesh Singh, wanita baik-baik itu jumlahnya sekitar 20 persen.

Pada 16 Desember 2012, seorang mahasiswi berusia 23 tahun bernama Jyoti Singh pergi menonton film “Life of Pi” di bioskop dengan seorang teman prianya. Pada pukul 8:30 malam keduanya menaiki bus yang sudah bebas tugas, di mana terdapat enam orang laki-laki di dalamnya, 5 pria dewasa dan 1 remaja. Pengendara bus itu adalah Mukesh Singh. Para pria itu kemudian memukul teman laki-laki Jyoti dan memerkosa mahasiswi itu secara bergantian, sebelum akhirnya memukuli perempuan muda itu hingga luka parah dengan sebuah alat terbuat dari besi. Jyoti meninggal setelah 13 hari dirawat di rumah sakit.

Mukesh Singh mengatakan bahwa para pria itu memerkosa Jyoti secara bergantian ketika bus melaju di jalanan, sementara dia terus berada di balik kemudi. Namun pihak jaksa mengatakan Mukesh dan para pria itu bergantian memerkosa korban dan bergantian mengemudikan bus.

Mukesh Singh saat ini sedang mengajukan banding atas vonis mati yang diterimanya.

“Hukuman mati justru akan membuat keadaan lebih berbahaya bagi perempuan,” kata Mukesh Singh.

“Sebelumnya, mereka akan memerkosa dan berkata, ‘biarkan perempuan itu, dia tidak akan bercerita kepada siapa-siapa.’ Sekarang ketika mereka memerkosa, khususnya yang tipe kriminal, mereka akan langsung membunuh perempuan itu. Mati,” papar Mukesh Singh, menjelaskan penolakannya atas hukuman mati bagi pemerkosa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Orang di Peshawar Dipenjara karena Anaknya Tidak Divaksinasi Polio
Tulisan selanjutnya Kepala Sekolah Elit di Sydney Minta Maaf Atas Pelecehan Seks terhadap Siswa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?