Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Kecam Vatikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 September 2005 04:31
Bagikan
Bagikan

Rabu, 14 September 2005

Hidayatullah.com—Kekecewaan Beijing ini terjadi setelah melihat empat orang uskup mendapat undangan untuk hadir ke Vatikan. China, sebelumnya melarang warga Katoliknya mengakui Paus. Akibat peristiwa ini, China dengan mengatakan, Roma  tidak menghormati Beijing.

Beijing tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Vatikan sejak tahun 1951, dua tahun setelah Komunis mengambilalih kekuasaan di China, dan menegaskan bahwa hubungan tidak dapat dipulihkan kecuali Roma memutuskan hubungan dengan Taiwan, yang Beijing klaim sebagai wilayahnya.

Keempat uskup itu diundang ke Roma itu masuk dalam daftar uskup-uskup dari seluruh dunia yang akan diangkat oleh Paus menjadi anggota muktamar gereja bulan depan, kata Vatikan, Kamis.

"Tindakan untuk mengundang itu bertentangan dengan niat baik Paus dan menunjukkan tidak menghormati lima juta umat Katolik China, uskup, Dewan Uskup Katolik China dan Asosiasi Katolik Patriotik China dan kekuasaan pembuat keputusan dari dua kelompok Katolik China," kata seorang jurubicara dua kelompok tersebut yang dikutip kantor berita Xinhua dalam sebuah berita Sabtu malam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Asosiasi Katolik China adalah gereja Katolik yang didukung negara. Warga Katolik yang mengakui Vatikan terpaksa menjalankan ibadah mereka secara sembunyi.

"Jika Tahta Suci sungguh tulus untuk memperbaiki hubungan China-Vatikan, kami mengharapkan mereka mengambil tindakan riil bukannya membuat hambatan-hambatan baru," kata jurubicara itu.

Keempat uskup itu adalah Anthony Li Duan dari Xian, Aloysius Jin Luxian dari Shanghai, Luke Li Jingfeng dan Joseph Wei Jingyi.

Li Duan dan Jin diangkat pemerintah dari gereja yang didukung negara dan pengangkatan mereka kemudian diakui secara diam-diam oleh Vatikan.

Li Jengfeng adalah anggota gereja bawah tanah tapi kemudian diakui pemerintah China. Wei tetap anggota gereja gelap.

Vatikan memperkirakan mereka memiliki sekitar 8 juta pengikut di Cina dibandingkan dengan angka yang dikeluarkan asosiasi itu yang berjumlah 5 juta orang.

Vatikan secara reguler menuduh China melanggar hak asasi manusia dan mengecam pemerintah China tentang apa yang dianggapnya penindasan agama.

Setelah terpilih April lalu, Paus Benedict mengatakan ia mengharapkan akan menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara yang masih belum memiliki hubungan dengan Vatikan, satu petunjuk nyata terhadap China, satu-satunya negara besar yang tidak mengakui Paus. (chtd)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang “Melawan Teror” AS Hanya Sedikit Selamatkan Jiwa
Tulisan selanjutnya Serangan AS Tewaskan 156 Pejuang Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?