Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perang “Melawan Teror” AS Hanya Sedikit Selamatkan Jiwa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 September 2005 04:27
Bagikan
Bagikan

Senin, 12 September 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–"Perang melawan teror" yang dilancarkan AS hanya menyelamatkan sedikit jiwa ketimbang dana yang dikeluarkan untuk riset dan pencegahan penyakit, dan boleh jadi telah menyebabkan banyak kematian akibat pengalihan dana dari berbagai layanan dasar, seorang pakar menyatakan pada akhir pekan lalu.

Tuduhan itu bukanlah hal baru, namun DR. Erica Frank dari Departemen Kedokteran Preventif dan Keluarga di University School of Medicine di Atlanta mengemukakan dirinya telah menghitung biaya itu, dari sudut jiwa yang melayang dari kebijakan anti-teror pemerintah.

"Dampak paling baru pengalihan dana ini terlihat pada tragedi Topan Katrina di New Orleans dan kawasan sekitarnya," tulis Frank dalam komentarnya yang disiarkan dalam British Medical Journal, sebagaimana dikutip Reuters.

"Pemerintah harus melindungi rakyatnya, dan mengantisipasi kemungkinan munculnya ancaman ini di masa mendatang dengan tepat dan memang perlu bagi kesehatan rakyat Amerika."

Pada 11 September 2001, 3.400 orang tewas karena empat pesawat sipil yang dibajak jatuh di New York, Washington dan Pennsylvania. Namun 5.200 orang Amerika lainnya meninggal dunia pada hari yang sama akibat penyakit biasa, demikian menurut Frank.

Untuk memperkirakan berapa banyak orang Amerika meninggal dunia akibat kasus-kasus rutin pada 11 September, Frank menggunakan perkiraan angka kematian (mortalitas) nasional dari berbagai macam kasus.

"Berbagai tragedi yang dapat diramalkan terjadi setiap hari. Kita mengetahui sejumlah strategi untuk menurunkan kematian akibat rokok, diet yang buruk, luka tak sengaja dan penyebab yang dapat diramalkan lainnya. Dan kita tahu bahwa jutaan orang akan mati tanpa kita melindungi penduduk dari penyebab kematian rutin ini," tulisnya.

Akan tetapi, banyak uang dihamburkan untuk melindungi kematian yang tidak mungkin terjadi.

"Sebagai contoh, pada September 2002, New York mendapat dana senilai 1,3 juta dolar untuk menurunkan serangan jantung, penyebab utama kematian para warga New York, sebaliknya dana senilai 34 juta dolar diberikan bagi kesiapan untuk bioterorisme di negara bagian itu," tambah Frank.

Para pendukung langkah tersebut menyatakan kesiapan atas bioteror akan meningkatkan struktur kesehatan publik secara umum.

Dia menyebutkan sejumlah laporan yang memperlihatkan pemerintah federal mengurangi pengeluaran untuk memperkuat tanggul yang dibangun untuk melindungi New Orleans dari banjir yang telah menghancurkan kota itu.

"Karena tujuan pengeluaran dalam kontra-teror adalah untuk melindungi jiwa rakyat Amerika, yang menjadi pertanyaan adalah mana yang lebih baik satu dolar dipakai di Irak atau uang itu digunakan saja di sini?" ia bertanya. (rri/rtr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Baru Arab Larang Cium Tangan
Tulisan selanjutnya China Kecam Vatikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?