Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rumsfeld Akui Serang Iraq adalah Kesalahan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2005 06:25
Bagikan
Bagikan

Selasa, 22 November 2005

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan AS, Donald Rumsfeld mengakui, berperang di Iraq merupakan sebuah kesalahan. Rumsfeld dalam wawancaranya dengan CNN seraya menghindari tanggungjawabnya dalam invasi ke Iraq, juga mengatakan, “Serangan terhadap Irak merupakan sebuah kesalahan yang berdasarkan informasi CIA kepada pemerintah Bush.”

Rumsfeld dalam wawancara tersebut juga tidak dapat menjelaskan dengan baik mengenai dua alasan utama AS untuk menyerang Iraq, yaitu keberadaan senjata pembunuh massal di Iraq dan keterkaitan Saddam dengan Al-Qaeda.

Rumsfeld dalam kesempatan tersebut berupaya untuk mengalihkan alasan lain dalam invasi AS ke Iraq, seperti ketidakpedulian Saddam terhadap resolusi PBB.

Setelah beberapa tahun membisu mengenai kejahatan perang Saddam dalam melawan Iran dan Kurdi, Rumsfeld mengakui  bahwa Iraq termasuk kategori negara-negara teroris.  Namun Rumsfeld juga tak menyinggung apakah Israel juga teroris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rumsfeld dalam wawancara tersebut juga meminta maaf kepada rakyat AS  atas kekeliruan pemerintah Bush dalam mengambil kebijakan untuk menyerang Iraq.

Namun, Rumsfeld dalam kesempatan lain justru tidak memperdulikan opini umum mengenai penarikan mundur tentara AS dari Irak secepat mungkin, dan menolak untuk menetapkan batas waktu keluarnya tentara  AS dari Iraq.

Rumsfeld mengakui bahwa keputusannya untuk menginvasi Iraq pada tahun 2003 lalu adalah sebuah kesalahan.

Rumsfeld mengakui bahwa tingkat kekecewaan rakyat AS terhadap keputusan pemerintah dalam menginvasi Iraq kian hari kian bertambah. Menurutnya, jika sejak awal bisa dipastikan bahwa Iraq memang tidak memiliki senjata pembunuh massal, invasi tersebut tidak pernah terjadi.

Richard Clarck, seorang mantan pejabat Gedung Putih, juga menyatakan bahwa rencana penyerangan ke Irak sudah mulai disusun Rumsfeld beberapa saat pasca peristiwa 11 September. Menurut Clarck, Rumsfeld menyebut serangan ke Iraq sebagai tindakan balasan.

Dalam wawancaranya dengan CNN tersebut, Rumsfeld juga mengisyaratkan kemungkinan penarikan sebagian pasukan AS dari Irak pasca pemilu parlemen tanggal 15 Desember mendatang.  (irib)   

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salah Sasaran, Tentara Amerika Tembak Satu Keluarga
Tulisan selanjutnya Sharon Mundur dari Partai Likud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?