Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sharon Mundur dari Partai Likud

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2005 06:40
Bagikan
Bagikan

Selasa, 22 November 2005

   

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Israel Ariel Sharon mundur dari partai Likud yang dia dirikan menyatakan akan mendirikan partai politik baru. Radio Israel melaporkan Sharon telah mengirim surat kepada Likud yang isinya mengatakan dia mundur dan akan membentuk partai baru.

Kepergian Sharon dari Likud ini akan merombak peta politik Israel yang sudah dinanti selama dua sampai tiga tahun belakangan, seperti dikutip BBC di Yerusalem.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Ariel Sharon meminta Presiden Moshe Katsav untuk melakukan pemilihan umum lebih awal. Moshe Katsav menyatakan hal ini setelah berbicara dengan Sharon hari Senin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Israel itu mengatakan dia yakin pemungutan suara harus dilakukan "secepat mungkin".

Runtuhnya koalisi

"Perdana menteri meminta saya untuk membubarkan Knesset karena tidak lagi mampu berfungsi dengan benar dalam bentuknya saat ini," kata Moshe Katsav kepada para reporter setelah bertemu dengan Sharon.

"Saya akan melakukan konsultasi lebih lanjut hari ini," tambahnya.

Sharon dan pimpinan partai Buruh Amir Peretz diyakini telah mencapai kesepakatan awal pekan ini untuk memajukan tanggal pemilihan dari November 2006 menjadi February atau Maret.

Partai Buruh dan Likud membentuk pemerintah persatuan nasional bulan Desember lalu setelah Ariel Sharon kehilangan suara mayoritasnya di parlemen berkaitan dengan rencana sepihak Israel untuk menarik diri dari Jalur Gaza dan beberapa bagian Tepi Barat.

Penarikan yang dilakukan bulan Agustus tahun ini menyebabkan kemarahan banyak politisi garis keras di dalam tubuh partai.

Tetapi meskipun Sharon kehilangan dukungan di dalam partainya sendiri, kebijakan-kebijakannya didukung oleh banyak warga Israel yang tidak ingin menguasai Palestina ataupun berunding dengan mereka, kutip BBC.

Ketua partai Buruh yang baru, Amir Peretz sebelumnya mengumumkan rencana partainya untuk keluar dari pemerintah koalisi.

Sharon merupakan orang penting dibalik kasus pembantai Sabra dan Satila. Ia diduga menjadi orang penting dibalik kasus pembantaian itu. Ketika itu, ratusan pengungsi tewas oleh aksi pembantaian milisi Lebanon Selatan. Sharon ketika itu menjabat sebagai Pangab Israel.

Sharon juga pernah dianggap menghina umat Islam seluruh dunia saat menginjakkan kaki ke dalam Masjidil Aqsa pada tanggal 28 September tahun 2000. Perbuatan sombongnya itu telah menyebabkan kebangkitan besar rakyat Palestina melawan Zionis. (bbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumsfeld Akui Serang Iraq adalah Kesalahan
Tulisan selanjutnya Rencana Bush Membom Al-Jazeera Terungkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?