Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Unjuk Rasa Sambut Paus di Australia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2008 03:51
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Saat Paus tiba, pengunjukrasa melancarkan demo di luar Katedral St Patrick's di Melbourne. Mereka bermaksud menarik perhatian publik atas masalah pelecehan seksual.

Seorang anggota kelompok pendukung korban pelecehan, Broken Rites, Chris MacIsaac, mengatakan, sudah selayaknya Paus Benediktus menyampaikan permintaan maaf.

"Tentu saja pernyataan itu disambut, tapi itu harus disertai tindakan. Sudah terlalu lama para korban dilecehkan oleh jajaran Gereja," kata MacIsaac.

"Mereka menjadi korban penistaan seksual oleh pastor dan bruder, dan kemudian mereka mengadukan itu ke Gereja, dan mengalami pelecehan lagi," tambahnya.

Sementara itu, para pegiat gay dan beberapa kelompok warga lain akan melancarkan protes terhadap sikap Paus dalam masalah homoseksual dan kontrasepsi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama beberapa pekan belakangan ini, ribuan umat muda Katolik dari seluruh dunia berkumpul di Sydney. Paus Benediktus bergabung di tengah-tengah mereka.

Dia tiba di tengah-tengah kontroversi, karena Gereja Katolik di Australia sedang berada dalam tekanan sehubungan dengan tuduhan kejahatan seksual dan juga digelarnya aksi unjuk rasa mengkritik posisi Vatikan dalam homoseksualitas dan pengendalian kelahiran.

Saat perjalan di pesawat, Paus mengatakan paedofilia tidak cocok dengan pendeta dan amat penting bagi gereja, tambahnya, untuk melakukan rekonsilasi, mencegah, membantu dan melihat kesalahan dalam isu ini.

"Dalam 10 hari kunjungan saya di Australia, saya akan melakukan penyembuhan dan rekonsiliasi dengan para korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pastor Katholik Roma seperti apa yang saya lakukan di AS," katanya dikutip AP. Pernyataan itu dikemukakan saat berbincang dengan wartawan dalam penerbangan menuju Australia.

“Kami akan melakukan yang mungkin untuk menjelaskan ajaran gereja, “ ujar Paus.

Pemimpin tertinggi Katholik Roma itu juga mengatakan: "Kami akan membantu pendidikan dan persiapan pastor, pembentukan akhirnya, dan kami akan melakukan semua hal untuk membantu korban dan melakukan rekonsiliasi dengan mereka."

Dalam kunjungan ke Australia ini, Paus akan mengungkapkan penyesalan atas kekerasan seksual yang dilakukan para pastor.

Pernyataan seperti itu pernah dia sampaikan dalam kunjungan ke Amerika. Namun, kelompok korban terbesar di Australia mengatakan penyesalan itu tidak jelas dan mereka menginginkan paus mengkritik pimpinan Gereja Katolik Australia secara langsung karena dituduh menutup-nutupi kasus tersebut.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Amerika Serikat ia sempat mengungkapkan perasaan malunya atas skandal tersebut dan ia pun berjanji untuk memastikan bahwa kaum pedofil tidak menjadi pastor. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendeta Abraham: Menara Doa Jakarta Hampir Rampung
Tulisan selanjutnya Serangan Mematikan, 19 Tentara Asing Tewas di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?