Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendukung McCain Tuding Muslim ingin Bunuh Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juli 2008 15:03
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Seorang pendukung calon presiden AS dari kubu Republik, John McCain, memicu kemarahan Muslim Amerika setelah menyatakan, orang Islam ingin membunuh orang Amerika.

"Komentarnya ini hampir mendekati pernyataan rasial. Ini taktik jalanan yang murah," ujar Khaled Saffuri, yang ikut membantu mengorganisir para pendukung Arab dalam kampanye Presiden George W Bush, 2000 lalu.

Pendukung McCain dan juga mantan tahanan perang Vietnam, Bud Day mengatakan, orang Islam ingin membunuh orang Amerika.

"Orang Islam bilang, kita harus berlutut, bila tidak mereka akan membunuh kita. Saya tidak mau berlutut dan saya tidak menganjurkan setiap orang agar berlutut," ujarnya.

Kubu McCain sendiri menolak mengecam pernyataan Day.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

"Ancaman yang kita hadapi dari ekstremisme Islam radikal," ujar jubir McCain, Michael Goldfarb.

Namun seorang jubir Partai Republik kemudian menyebutkan, Day mengakui telah salah ucap dan melakukan kesalahan karena yang ingin ia katakan adalah “teroris” dan bukannya Muslim.

Menurut warga Muslim Amerika, pernyataan Day merupakan yang terakhir di tengah meningkatnya sentimen anti-Muslim di AS. "Bahkan sekalipun hanya kesalahan atau salah ucap, ini menunjukkan masalah rasisme yang lebih besar. McCain dan kubu Republik semestinya mengutuk hal ini," ujar Saffuri.

"Ini menunjukkan bentuk Islamofobia," tambah Saif Ishoof, pendukung kubu Republik dari Miami dan Ketua Center for Voter Advocacy, sebuah grup nonpartisan di Florida yang mendidik orang Islam tentang proses politik.

McCain sendiri juga memicu kemarahan Muslim Amerika karena menolak menghentikan penggunaan cap teroris dan ekstremis sebagai 'Islamik'. Guru spiritualnya, Rod Parsley juga memicu kecaman karena menggambarkan Islam sebagai agama yang salah dan menyerukan orang Kristen untuk memeranginya.

"Pandangan Day yang menyimpang ini telah mengabaikan mayoritas Muslim yang membela bangsa kita dalam melawan ekstremisme dan kekuatan anti-Amerika," ujar Corey Saylor, Direktur CAIR. [iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kalah dengan Kaum “Lesbi”
Tulisan selanjutnya Brzezinski: AS Jadi Negara Paling Dibenci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?