Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gladstone, Gereja Pertama Kaum Homo di Rio de Janeiro

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2009 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Marcos Gladstone, beraliran Pinkster, setelah mendengar suara Tuhan, mendirikan gereja bagi kaum homo.  Gladstone yang lulusan teologi dan hukum, sudah empat tahun bertunangan. Bahkan undangan pernikahan sudah tersebar, saat Gladstone menyadari pertama kali bahwa dia homo.

Satu tahun setelah memutuskan pertunangan dan meninggalkan gereja lamanya, dia mengaku mendengar pesan Yesus Kristus. Pesannya, “Tuhan tidak melihat orientasi seksual manusia, dan semua manusia bagi Tuhan sama kedudukanya. Tuhan menciptakan Gladstone seperti apa adanya dia sekarang.”

Suara itulah yang membakar semangat Gladstone untuk mendirikan gereja sendiri bagi kaum homo, di samping sehari-hari bekerja sebagai pengacara.

Belakangan, pengunjung gereja Gladstone bukan hanya kaum homo. Ada juga beberapa pengunjung gereja yang tidak percaya bahwa Tuhan menolak kaum homo dan homoseksualitas.

Di negara yang mayoritas Katolik dan 18% penduduknya adalah evangelis ini, tentu saja gereja di Brazilia tidak menerima begitu saja jika anggota gerejanya mengaku homo. “Kebanyakan lelaki homo akan menerima terapi, yaitu bekerja di perkebunan yang banyak melibatkan pekerjaan tangan dan olah raga khas laki-laki seperti sepak bola,” tutur Gladstone.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ada juga wanita yang mengaku lesbi, dikirim ke seminari untuk membersihkan diri dari keinginannya, yang dicap gereja sebagai keinginan pendosa.

Menurut NRC Handelsblad, Vatikan dan gereja evangelis di Brazilia banyak mengkritik dan menghujat gereja Gladstone. Namun meskipun demikian, gereja evangelis homo pertama di Brazilia ini semakin mendapat banyak pengunjung baru.

Kristen Liberal

Sebelum ini, seorang pemimpin gereja Episkopal Los Angeles (LA), mencalonkan seorang pendeta homo dan seorang pendeta lesbi sebagai uskup. Kasus ini menimbulkan ketegangan di komunitas gereja Anglikan.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Keuskupan Gereja Episkopal Minnesota. Dari tiga kandidat calon Uskup Minnesota, dua di antaranya pasangan pendeta lesbi dari Chicago.

Tak urung pencalonan itu menuai protes antara faksi Kristen liberal (dikenal pendukung homo dan lesbi) dan Kristen konservatif di gereja Episkopal dan 80 juta umat Anglikan lainnya di dunia.

Persatuan gereja akibat masalah homoseksual dan lesbi telah mengalami ketegangan sejak tahun 2003, ketika gereja Episkopal menahbiskan Gene Robinson dari New Hampshire. [rnwl/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perempuan Mapan Cenderung Banyak Minta Cerai
Tulisan selanjutnya Muliakan Bulan Ramadhan, Kafe-kafe Wisata di Kosovo Tutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?