Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes Terbunuh, Intelijen AS di Libya Terganggu

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 September 2012 20:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan yang membunuh duta besar Amerika Serikat untuk Libya dan beberapa orang lain belum lama ini menjadi pukulan keras bagi aktivitas intelijen AS, karena agen-agen CIA dan kontraktornya harus dievakuasi dari Libya, lapor The New York Times Ahad malam (23/9/2012), sebagaimana dilansir AFP.

Di antara target operasi CIA di Libya adalah kelompok-kelompok Islam, yang dituding sebagai pelaku pengeboman 9 September 2012 di Benghazi yang menewaskan Chris Stevens, duta besar AS untuk Libya yang ketika itu sedang menghadiri peringatan 9/11.

Lebih dari dua puluh warga AS cepat-cepat keluar dari Libya setelah bom meledak dan menewaskan Chris Stevans serta tiga orang lainnya, di mana salah satunya mantan anggota NAVY SEAL yang dibayar Washington untuk menghancurkan senjata peninggalan rezim Qadhafi. Orang-orang Amerika yang kembli ke negaranya itu termasuk belasan agen lapangan CIA dan kontraktor (tentara bayaran) yang memonitor kelompok-kelompok bersenjata di kota itu, lapor The New York Times.

“Itu merupakan kerugian intelejen yang parah,” kata seorang pejabat yang bertugas di Libya. “Mata [intelijen] kami dicongkel keluar.”

Koran AS itu juga mengutip pejabat lain yang mengatakan bahwa AS masih terus mengumpulkan informasi intelijen dengan cara lain, seperti menggunakan informan, penyadapan percakapan telepon seluler dan foto dari satelit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Amerika Serikat tidak nyaris buta di Benghazi dan Libya timur,” kata orang itu.

NY Times juga mengatakan bahwa berbeda dengan perkiraan sebelumnya, kantor konsulat AS yang juga mendapat serangan tidak dimaksudkan untuk menjadi “rumah aman” bagi CIA.

Gedung Putih menuding Al Qaidah sebagai pelaku serangan atas misi diplomatiknya di Libya tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaintelijenLibyaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cerita Mahasiswa asal Indonesia di Al Azhar Bermodal Nekat
Tulisan selanjutnya LPPOM: Tidak Benar Sertifikat Halal MUI Ditolak Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Berita
23 Oktober 2026 20:19
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?