Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Tolak UU Larangan Penistaan Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2009 15:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyuarakan oposisi hari Senin ketika resolusi PBB mengusulkan Undang-Undang “pencemaran nama baik agama”. Menurut Clinton,  kebijakan semacam hanya akan membatasi kebebasan berbicara.

Bagi Hillary Clinton,  penghinaan dan penistaan terhadap agama diperbolehkan dalam koridor “kebebasan berekspresi”. Sebagaimana dilansir kantor berita DPA dari Washington, Clinton menentang keras upaya negara-negara Islam mencegah penistaan terhadap agama dan memperingatkan, tindakan seperti itu termasuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Dalam pidato pembukaan laporan tahunan kebebasan agama internasional oleh Departemen Luar Negeri AS,  Clinton mengatakan Amerika akan melawan segala diskriminasi.

“Amerika Serikat akan selalu berusaha untuk melawan stereotip negatif individu yang didasarkan pada agama mereka dan akan berdiri melawan diskriminasi dan penganiayaan,” ujar Clinton. “Tapi kemampuan individu untuk mempraktikkan agamanya tidak mempengaruhi orang lain ‘bebas berbicara’.”

Pernyataan Clinton yang bernada menghina ini mengemuka di saat Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang beranggotakan 57 negara yang sedang berupaya mendorong Dewan Hak Asasi Manusia PBB mengecam eskalasi penghinaan terhadap agama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui, belum lama ini OKI menyambut baik penetapan resolusi Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mengenai kebebasan berekspresi dan berpendapat yang memberi mandat Pelapor Khusus untuk melaporkan mengenai penyalahgunaan kebebasan berekspresi. OKI menilai sangat penting kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Organisasi itu yakin bahwa hak kebebasan berekspresi merupakan bentuk pijakan bagi praktek semua hak dasar. OKI percaya bahwa hak-hak berekspresi harus bertanggungjawab. Hak kebebasan itu tidak diselewengkan ke tujuan negatif.

Bagi OKI, penghinaan dan fitnah terhadap agama dan kitab suci bukan berarti membenarkan dengan dalih kebebasan berekspresi. Penghinaan dan fitnah itu merusak prinsip dan tujuan Piagam PBB yang mempromosikan hubungan persahabatan antarnegara.

OKI menyesalkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir muncul individu dan organisasi-organisasi yang menyalahgunakan hak kebebasan untuk memfitnah dan secara khusus melecehkan Islam, Al-Quran, dan Nabi Muhammad.

Dengan pernyataan Clinton yang mendukung pelecehan agama dibolehkan dalam koridor ‘kebebasan berekpresi’, mungkin akan semakin banyak melahirkan  penghina Nabi Muhammad, Al-Quran, dan Islam. [chtp/wp/afp/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remehkan Keberatan Masyarakat, Maxima Tetap akan Boyong Miyabi ke Jakarta
Tulisan selanjutnya Islam, Antara Agama dan Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?