Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Halalkan Darah Anwar Al-Awlaki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 April 2010 01:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anwar Al-Awlaki, warga negara Amerika Serikat keturunan Yaman, telah ditetapkan oleh pemerintah Obama sebagai buruan negara yang boleh dibunuh.

Menurut laporan The New York Times (6/4), para pejabat Amerika yang menangani kontraterorisme, menuduh Al-Awlaki sebagai salah seorang perekrut anggota Al-Qaidah di Jazirah Arab, yang berusaha membuat makar atas AS dan orang-orang Amerika di luar negeri.

Masih mengutip para pejabat tersebut, sangat jarang terjadi seorang warga negara AS disetujui sebagai target yang boleh dibunuh. Seorang mantan pejabat urusan hukum dalam pemerintahan George W. Bush mengatakan, ia tidak tahu siapa saja yang masuk daftar buruan yang boleh dibunuh, selama Bush berkuasa.

Namun direktur intelijen nasional, Dennis C. Blair, dalam dengar pendapat di DPR AS bulan Februari lalu pernah menyatakan, bahwa membunuh buruan pemerintah dimungkinkan. “Dalam lingkungan intelijen kami mengambil tindakan tegas,” katanya. “Jika menurut kami tindakan tegas itu termasuk membunuh seorang warga Amerika, kami mendapatkan izin khusus untuk melakukannya,” katanya tanpa menyebut nama Al-Awlaki.

Al-Awlaki, dimasukkan ke dalam daftar tersebut setelah pemerintah mencermati rekam jejak aktivitasnya. Demikian menurut keterangan pejabat AS kepada LA Times. Al-Awlaki boleh ditangkap hidup atau mati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam diskusi panel di Washington Selasa lalu, Jane Harman, wakil rakyat dari Partai Demokrat asal California yang menjabat ketua subkomite keamanan nasional di DPR AS, menyebut Al-Awlaki sebagai teroris no. 1 yang mengancam Amerika.

Al-Awlaki, 38, dilahirkan di New Mexico, orangtuanya berasal dari Yaman. Ia dituding AS menggunakan laman webnya sebagai alat untuk mengompori Muslim agar membunuh pasukan AS di Iraq. Bersama Mayor Nidal Malik Hasan (kasus Fort Hood) dan Umar Farouk Abdulmutallab (kasus bom pesawat Detroit), dicap Amerika sebagai orang yang merekrut anggota Al-Qaidah. Pemerintah AS memperkirakan, serkarang ia sedang bersembunyi di wilayah pegunungan Yaman. [di/nyt/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peradaban Barat Yang Memiskinkan Kelas Menengah
Tulisan selanjutnya MUI: Jangan Boikot Pajak!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

Berita
20 September 2026 16:45
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?