Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Tawarkan Bertemu Korban Pelanggaran Seks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2010 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Vatikan hari Jumat (9/4) mengumumkan bahwa Paus Benediktus XVI berniat menemui lebih banyak korban pelanggaran seksual yang dilakukan oleh para pendeta Katolik.

Dalam sebuah maklumat panjang, jurubicara Vatikan, pater Federico Lombardi mengulangi tawaran Paus untuk berjumpa dengan korban yang mengalami pelanggaran seksual ketika mereka masih kanak-kanak dulu. Juga dikatakan Lombardi, pihak gereja akan lebih berhati-hati memilih para rohaniwan, guna menghindari kasus yang sama di masa datang.

Lombardi menjelaskan, gereja akan mencermati pemilihan calon-calon rohaniwan, termasuk mereka-mereka yang berada di lembaga pendidikan dan institusi pastoral. Menurutnya, itu adalah cara efisien untuk mencegah terjadinya kasus serupa.

Dia menambahkan, memilih para pria “yang memiliki kepribadian dewasa yang sehat, walaupun dari sudut pandang seksual, adalah sebuah tantangan yang sulit. Dan semakin sulit pada masa sekarang ini,” katanya melalui Radio Vatikan.

Paus hingga saat ini baru menemui para korban di Australia dan Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menanggapi tawaran Vatikan, SNAP, sebuah organisasi korban pelanggaran seksual oleh rohaniwan gereja, mengatakan bahwa mereka menginginkan sesuatu yang lebih substansial, bukan sekedar simbol.

“Simbol mungkin cocok setelah terjadi krisis, tapi tidak cocok selama krisis masih terjadi,” kata seorang pemimpin SNAP sebagaimana dikutip Reuters.

Vatikan membela diri

Bertubi-tubinya pemberitaan di media massa membuat Vatikan kalang kabut. Berulang kali mereka mengatakan Vatikan tidak berusaha menutup-nutupi kasus tersebut. Padahal pada saat yang sama, banyak pastor, kardinal dan uskup yang terang-terangan mengakui kesalahan mereka dan mengakui bahwa ada semacam larangan yang mengharuskan mereka tidak mengungkapkan borok gereja tersebut ke luar.

Pater Federico Lombardi bisa dibilang, salah seorang yang berusaha mati-matian membela Paus dan Vatikan. Menurutnya, pemberitaan mengenai kasus tersebut adalah sebuah usaha untuk menjatuhkan kredibilitas Paus Benediktus XVI. Banyak media yang menyoroti kebijakan Benediktus ketika masih di Jerman, ketika belum menjadi paus.

Vatikan menyangkal tuduhan, yang mengatakan mereka berusaha menutup-nutupi pelanggaran seksual atas 200 anak tuna rungu di Amerika Serikat oleh pastor Lawrence Murphy dari tahun 1950 hingga 1974. New York Times melaporkan, Vatikan dan Kardinal Joseph Ratzinger (sekarang Paus Benediktus XVI) diberitahu mengenai kasus tersebut, tapi merekaa tidak memecat Murphy.

Para pemimpin gereja mengatur barisan mengelilingi Paus, ketika banyak organisasi para korban pelanggaran seksual meminta Paus Benediktus mundur dari jabatannya. Vatikan mengatakan, gereja tidak bisa dibandingkan dengan perusahaan multinasional, dimana direktur utamanya harus menebus kesalahan anak-anak buahnya.

Lombardi memuji Paus sebagai “pembimbing ke jalan yang lurus dan kebenaran”, yang pantas menerima kehormatan dan dukungan dari para pemimpin gereja di seluruh dunia.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, bukankah Kristus mengajarkan umatnya untuk berkorban? Yesus sendiri bersedia disalib demi menebus dosa para pengikutnya. [di/rtr/f24/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Si Penghilang Dahaga yang Membuat Bencana
Tulisan selanjutnya Yahudisasi Yerusalem Hampir Rampung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?