Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taliban Klaim Menang, Enam Pasukan Barat Tewas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2010 14:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Serangan bunuh diri yang mengincar perusahaan keamanan asing, masih menjadi favorit para pejuang Taliban. Kali ini adalah perusahaan asing yang berbasis di sebuah kompleks yang juga digunakan oleh beberapa perusahaan asing di kota Kandahar, kata polisi setempat.

Serangan terhadap pasukan Jerman di Provinsi Baghlan di bagian utara Afghanistan juga menyebabkan lima orang terluka.

Beberapa jam sebelum ledakan di Kandahar, bom mobil mencederai beberapa orang di sebuah hotel di kota yang sama.

Saat berbicara mengenai ledakan terbaru, saudara tiri Presiden Hamid Karzai, Ahmed Wali Karzai, mengatakan kepada BBC bahwa tiga warga asing dan tiga orang Afghanistan tewas, dan sembilan lain terluka.

Bom mobil

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan-laporan menyebutkan, pelaku serangan bom bunuh diri melajukan kendaraannya melewati satu lapis barikade yang mengarah ke kompleks, kemudian memicu bahan peledak di barikade kedua.

Ledakan itu memecahkan jendela-jendela yang berada lebih dari 3km dari kompleks.

Hari Senin, tiga pelaku bom bunuh diri juga mencoba menyerang kompleks intelijen di Kandahar, menyebabkan 10 orang terluka.

Kandahar adalah kota utama di belahan selatan Afghanistan yang bergejolak. Serentetan serangan pekan ini terjadi setelah koalisi pasukan NATO di Afghanistan mengatakan akan melancarkan ofensif di sana bulan Juni.

Para pejabat mengatakan, sebanyak 10.000 tentara akan dilibatkan dalam operasi untuk menggusur pejuang dari kota, yang merupakan tempat kelahiran Taliban.

Dalam perkembangan lain, utusan khusus PBB untuk Afghanistan, Staffan de Mistura, menyerukan keselamatan warga sipil lebih diperhatikan, menyusul terbunuhnya empat warga Afghanistan ketika bis yang mereka tumpangi ditembaki serdadu Amerika di dekat Kandahar.

Militer Amerika menyatakan menyesalkan insiden tersebut. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Jerman di Berlin mengukuhkan kematian empat serdadunya di Afghanistan utara.

Mereka tewas setelah roket menghantam kendaran lapis baja Eagle dalam pertempuran sengit dengan pasukan Taliban, sekitar 190 km utara ibukota, Kabul.

Ini merupakan jumlah korban terbanyak dalam satu hari yang diderita pasukan Jerman sejak Juni 2003. Pada hari tersebut, empat tentara Jerman tewas dan 29 lain terluka akibat serangan bom di dekat bandara Kabul.

Jurubicara polisi Provinsi Baghlan Habib Rahman mengatakan, tiga orang polisi Afghanistan juga tewas dalam pertempuran hari Kamis.

Pertempuran itu sendiri melibatkan serangan udara dan senjata berat.

Kontingen militer Jerman, yang berkekuatan 4.300 orang dan pasukan terbesar ketiga setelah kontigen AS dan Inggris, kehilangan nyawa tiga serdadu dalam pertempuran pada 2 April di Provinsi Kunduz.

Serdadu Jerman secara tidak sengaja menewaskan enam tentara Afghanistan dalam pertempuran yang sama.

Taliban Menang

Sementara itu, pejuang Taliban hari Kamis mengklaim, pihaknya telah menang setelah pasukan militer Amerika  ditarik pekan ini dari satu wilayah yang dikuasainya di Afghanistan timur yang dikenal sebagai “Lembah Maut’’.

Tentara AS ditarik dari Korengal, wilayah pegunungan di provinsi Kunar yang berbatasan dengan Pakistan, sebagai bagian dari apa yang menurut Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO sebagai strategi reposisi baru.

Namun seorang perwira pertahanan Afghanistan mengatakan, penarikan tersebut akan membuat permainan berada di tangan Taliban, yang telah meningkatkan pertempuran dalam perang yang menelan banyak korban melawan pasukan asing, yang telah menumbangkan mereka dari kekuasaan pada akhir 2001. [bbc/afp/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buya Mas’oed: Insiden Priok Harus Jadi Pembelajaran
Tulisan selanjutnya Priok Berdarah dan Kosongnya Kepemimpinan Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?