Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menag Berharap Pendidikan Islam Jadi Nomor Satu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 April 2010 15:37
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Menteri Agama (Menag), Suryadarma Ali siang senin (26/4) resmi membuka acara Musyawarah Besar Kedua Komunitas  Persatuan Alumni Darul Ulum Pondok Pesantren Banyu Anyar (Peradaban) yang dilaksanakan di kampus Pesantren Banyu Anyar di Kecamatan Palengahan Pamekasan Madura. Acara itu dihadiri lebih dari dua puluh ribu peserta yang merupakan alumni Pondok Pesanren Banyu Anyar yang saat ini telah menyebar di beberapa propinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya Menteri Agama menegaskan bahwa dirinya melihat kontribusi besar ulama dalam proses menuju terbentuknya Negara pesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari sejak masa penjajahan, perjuangan sampai kemerdekaan, khususnya kemampuan para ulama dalam mempertahankan mentalitas para santri untuk senantiasa siap siaga melakukan amar ma’ruf nahi munkar melalui jalur pendidikan di pesantren-pesantren.

“Ulama di Indonesia secara historis sangat berjasa besar kepada NKRI ini. Mereka (ulama) telah mencerdaskan generasi bangsa jauh sebelum NKRI ini berdiri. Bahkan mereka (ulama) berhasil memobilisasi rakyat untuk melawan penjajahan di bumi yang kita cintai ini. Saat ini pun perjuangan mereka tidak mengalami kemunduran, di tengah-tengah penetrasi budaya Barat, pesantren tetap mampu melahirkan para kader bangsa yang cerdas, bertaqwa dan berpribadi mulia serta dapat diandalkan,” terangnya dengan penuh semangat.

Oleh karena itu, Suryadarma Ali, menegaskan bahwa sebagai umat Islam sudah saatnya pendidikan Islam di Indonesia menjadi pendidikan yang unggul dan mencerahkan.

“Secara konsep, materi-materi pendidikan Islam sudah unggul. Segala tujuan mulia pendidikan dari sisi kemanusiaan dan segala aspek penting lainnya terakomodir dalam konsep-konsep dasar Islam. Kemudian, secara metode, pendidikan Islam terbukti terbaik sejak zaman Nabi Muhammad saw, sekarang tinggal pengelolaannya saja, kalau sinergis insyaallah bisa. Oleh karena itu saya tidak rela jika pendidikan Islam di Indonesia dianggap nomer dua, pendidikan Islam harus menjadi nomer satu di Indonesia bahkan di dunia,” terangnya yang disambut pekikan takbir para peserta.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menteri Agama yang sebelum sambutannya juga sempat mendengarkan pembacaan hasil musyawarah ulama se-Madura yang menuntut untuk dihapuskannya paham Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme  di Indonesia itu, menegaskan bahwa dirinya sebagai wakil pemerintah berkomitmen untuk mengatasi problem kekinian yang banyak meresahkan umat Islam  Indonesia.

“Mengenai masalah-masalah yang menimbulkan keresahan di tengah-tengah umat Islam di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mempercayakan sepenuhnya persoalan ini kepada kementerian agama. Jadi Insyaallah saya akan mengatasi semua masalah-masalah keagamaan di Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas keberagamaan di negeri yang kita cintai ini,” jelasnya.

Komunitas Peradaban

Komunitas Peradaban kependekan dari Persatuan Alumni Darul Ulum Pondok Pesantren Banyu Anyar. Organisasi ini didirikan sejak lima tahun silam (2005) yang saat ini sedang mengadakan acara musyawarah besar II.

Dalam musyawarah besar ini, Drs. Khalil Asy’ari terpilih sebagai ketua umumnya.

Pesantren Banyu Anyar sendiri telah eksis sejak tahun 1787 M, di Palengahan Pamekasan dengan pendirinya KH, Itsbat Ishak yang banyak melahirkan kader ulama di pulau Madura dan Jawa Timur. Saat ini pesantren yang diasuh oleh KH. M. Syamsul Arifin itu memiliki tidak kurang 5000 santri dan santriwati.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Bupati Pamekasan, KH. Drs. Khalilur Rahman itu, KH. M. Syamsul Arifin berpesan kepada seluruh santri dan alumni santri agar senantiasa berupaya menegakkan ajaran Islam. Minimal seperti apa yang terangkum dalam motto pesantren selama ini.

“Mari kita bersama-sama berusaha untuk senantiasa menjadi muslim yang baik, bermanfaat dan mencerahkan. Setidaknya melalui motto kita bersama sebagai santri dan santriwati, bahwa tidak ada kebahagiaan kecuali ilmu yang bermanfaat dan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, karena itulah kunci keberuntungan dan kemuliaan di dunia dan akhirat,” harapnya. [imam/syab/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Menagold migratependidikan islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Expelledthemovie : Membongkar Tirani Evolusionis di Layar Lebar
Tulisan selanjutnya Umar Basyir Menang Pilpres Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?