Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PDI-P Tolak Asusila Jadi Persyaratan Pilkada

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 April 2010 10:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rapat Koordinasi Desk Pilkada PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa merekomendasikan penolakan atas perbuatan asusila menjadi persyaratan mengikuti pilkada, sebagaimana diusulkan Mendagri Gamawan Fauzi.

“PDI Perjuangan juga meminta agar kandidat yang maju dalam pilkada selalu menjaga etika, khususnya kepada partai yang mendukungnya,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo kepada pers di Jakarta.

Mengenai usulan Mendagri Gawaman Wauzi yang mengusulkan unsur asusila dalam persyaratan mengikuti pilkada, dengan tegas ditolak partai berlambang moncong putih itu.

“Karena yang menentukan itu rakyat dan hak pilih ada pada mereka. Karenanya, syarat kepala daerah seperti itu tidak perlu diatur,” katanya.

Dia menegaskan, PDI Perjuangan terbuka bagi kandidat siapapun. “Entah itu artis, wartawan, pengusaha maupun politisi. Pintu dibuka lebar bagi semua pada proses pendaftaran,” kata Tjahjo Kumolo.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia juga menambahkan, kandidat yang mendaftar melalui PDI Perjuangan, tidak harus kader sendiri.

“Tetapi kalau ada kader internal yang siap menang, harus didukung penuh. Kalau tidak, kami berkoalisi dengan parpol lain,” katanya.

Tidak Pamit

Menyinggung figur yang pernah didukung dan direkomendasikan PDI Perjuangan menjadi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Gamawan Fauzi, menurut Tjahjo Kumolo, pihaknya amat menyayangkan sikap tokoh tersebut.

Menurut dia, setelah menjadi mendagri, Gamawan pergi tanpa pamit.

“Telpon saja tidak ke PDI Perjuangan. Ini `kan memang (hanya) menyangkut etika dan moralitas saja. Kalau saya Gamawan Fauzi, karena saat itu Sumbar gempa, saya akan tolak (jadi tawaran jadi mendagri), karena daerah sedang dilanda musibah gempa. Tapi dia milih menteri,” kata Tjahjo Kumolo.

Dia kemudian menunjuk contoh lain tentang Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Sarundajang, yang masih mau jadi calon gubernur (sebagai incumbent).

“Dulu (pilgub 2005), dia didukung penuh PDI Perjuangan dan menang. Kini, dia mencalonkan sekaligus lewat tiga partai. Ini juga sama kelakuannya,” kata Tjahjo Kumolo.

Karena itu, menurut dia, belajar dari pengalaman itu, menghadapi pilkada ke depan, pihaknya akan memilih kandidat yang punya etika.

“Kami mengutamakan orang yang tepat karena mampu menyejahterakan rakyat dan menghargai etika. Karena pilkada bukan sebuah sasaran. Yang jadi sasaran utama kan peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Mega konsolidasi

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik, Puan Maharani meminta agar Desk Pilkada membuat peta target.

“Tidak harus semua daerah, tapi target yang akan dimenangkan, sehingga menjelang 2014, (mereka) tetap jaga konstituennya,” katanya.

Dalam kaitan pilkada tersebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri direncanakan melakukan konsolidasi ke sejumlah daerah.

“Sepekan dalam setiap bulan selama tiga tahun mendatang, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, akan keliling nusantara dalam rangka konsolidasi dan persiapan pilkada,” kata Tjahjo Kumolo.

Kegiatan Desk Pilkada pada Rabu (28/4) dijadwalkan tampil dua pengamat politik, yakni Moh Chodari dan Effendi Ghazali.

Keduanya akan memberikan paparan bagaimana strategi memenangkan pilkada kepada seluruh unsur DPD PDI Perjuangan.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung dimasukkannya syarat moral bagi calon kepala daerah demi mendapatkan pemimpin terbaik.

“Dalam Islam, mereka yang menjadi pemimpin diharapkan adalah figur terbaik,” ujar Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU KH Arwani Faishal di Jakarta, kemarin. [ant/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Shalat Imam untuk Dua Shalat Makmum
Tulisan selanjutnya Pegawai Pasar Modal AS Habiskan Waktu Lihat Situs Porno

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?