Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamas: Amerika Penghalang Rekonsiliasi Nasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2010 02:21
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyah mengungkapkan sebuah inisiatif baru untuk rekonsiliasi nasional. Namun dia juga menegaskan bahwa untuk dapat mencapai rekonsiliasi tersebut, maka dibutuhkan adanya interaksi antara Hamas dan Fatah. Ia juga menyerukan agar dibukanya kembali hubungan baru yang lebih baik dengan Mesir, karena ini dinilai  adalah hubungan yang sangat strategis. 
 Kepada para wartawan Haniyah mengatakan bahwa delegasi Fatah akan mengunjungi Jalur Gaza dan akan segera mendiskusikan masalah ini.
 Haniyah juga mengumumkan tiga poin inisiatif untuk rekonsiliasi tersebut, yaitu membuka jalur hubungan antara Rafah, Gaza, dan Tepi Barat, kemudian memperingatkan kepada media agar menghentikan kampanye dan propaganda yang memecah antara Fatah dan Hamas, serta mendesak pembebasan semua tahanan politik.
 Haniyah juga mengatakan bahwa Hamas tidak meminta tambahan atau penghapusan poin apapun yang terdapat dalam lembaran rekonsiliasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Mesir kepada Palestina tersebut. Namun ia hanya menuntut pelaksanaan dari apa yang telah disepakati dengan Fatah.
 “Kami menginginkan rekonsiliasi nasional yang konsisten dan tidak akan mengulang pengalam masa lalu. Serta tidak ada manipulasi taktik untuk menyerang Hamas dan menghapuskannya dari sistem perpolitikan,” tambahnya.
 Haniyah menilai akan adanya kesulitan untuk mengadakan pemilihan lokal di Tepi Barat selama musim panas mendatang, seperti yang telah diutarakan juga sebelumnya oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ia juga menilai bahwa pemilihan umum yang dilakukan di luar Jalur Gaza adalah sebagai kejahatan politik.
 Ia menyerukan harus adanya waktu jeda yang serius, sebelum memutuskan untuk mengadakan pemilihan lokal tersebut.  “Tidak akan ada negara di Gaza, tidak akan bisa negara berdiri tanpa Gaza,” ujarnya.

Di samping itu Haniyah juga menegaskan bahwa hubungan antara Hamas dengan Mesir sangatlah strategis. Meskipun sekarang ini hubungan antara Hamas dan Mesir kurang begitu baik, tetapi Haniyah tetap mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik lagi.
 Sebelumnya, antara Hamas dan pihak keamanan Mesir sempat terjadi kerjasama ketika mengatasi masalah keamanan di Sinai.
 Sementara itu, Ketua Biro Politik Hamas, Khalid Mesh’al menyebut intervensi Amerika Serikat ?terhadap urusan internal Palestina sebagai penghalang utama rekonsiliasi nasional, ?dan menegaskan urgensi rekonsiliasi nasional Palestina. ?
 Menyinggung prakarsa Komisi Segi Empat yang terdiri dari AS, Rusia, PBB dan Uni ?Eropa yang menekankan pengakuan eksistensi Zionis Israel sebagai poros ?segala bentuk perundingan damai, Mesh’al menilai perundingan seperti ini akan ?menemui kebuntuan.? [sadzali/ajz/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja Inggris Minta Maaf atas Kasus Sodomi
Tulisan selanjutnya Musibah Sakit itu juga “Nikmat”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?