Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengaku Murtad, Eh… Ternyata Bohong

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Mei 2010 14:19
Bagikan
Bagikan

idayatullah.com–Liberty University berencana melakukan penyelidikan formal atas pimpinan sekolah seminari yang mengatakan ia dibesarkan sebagai muslim yang saleh di Turki dan kemudian berpindah keyakinan menjadi Kristen. Hal itu dilakukan menyusul adanya bukti baru dari pengadilan yang bertentangan dengan kenyataan.

Ergun Caner, nama Kepala Liberty Baptist Theological Seminary itu, selalu menyatakan Islam adalah agama perang. Dia mengaku dibesarkan di kamp jihad dan disiapkan menjadi teroris andal. Namun belakangan, pengakuannya ternyata palsu.

Koran The News & Advance memberitakan, Pengadilan Columbus menemukan data sahih yang menunjukkan Caner lahir di Swedia dan pindah bersama orang tuanya ke Amerika Serikat empat tahun kemudian. Dia dibesarkan secara Kristen sejak kecil, kendati ayahnya berdarah Turki.

Sebelumnya, desas-desus tentang Caner menyeruak di jagat maya. Para blogger awalnya mempertanyakan rincian latar belakang Caner dan membuat dalam laporan publik dalam situs mereka. Merujuk pada Christianity Today, sebuah majalah yang ditujukan untuk para penginjil Kristen, akar muslim Caner sudah lama tercerabut, jauh sebelum ia tumbuh besar.

Liberty, salah satu universitas penginjil terbesar di Amerika Serikat, mengumumkan di situsnya itu, meluncurkan sebuah investigasi. “Liberty tidak melakukan evaluasi personil berdasarkan tuduhan dari blog internet,” kata Jerry Falwell Jr, pimpinan universitas itu, dalam pernyataan yang dimuat di situs Liberty. “Namun, mengingat fakta bahwa beberapa koran mengangkat pertanyaan, kami merasa perlu untuk melakukan penyelidikan resmi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Universitas, kata Pembantu Rektor Ron Godwin, akan membentuk sebuah komite untuk menyelidiki tuduhan. “Laporan lengkap akan kami presentasikan akhir Juni,” ujarnya.

Pada website pribadinya, Caner mengatakan, dia dan kedua saudaranya dibesarkan sebagai muslim sampai masuk ke perguruan tinggi. “Setelah pertobatannya,” demikian biodata singkat Caner mengatakan, “dia mengejar panggilan kepada pelayanan dan pendidikan.”

Caner dan saudaranya, Emir, sangat populer di gereja-gereja di seantero AS setelah serangan teroris September 2001. Mereka juga menulis buku best seller, Unveiling Islam: An Insider’s Look at Muslim Life and Beliefs. [dspch/rol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin Pimpin Tokoh Agama Asia Temui Pimpinan China
Tulisan selanjutnya Pengertian Ilmu Pengetahuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?