Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah Ingin Jadi Gerakan Mencerahkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2010 14:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Muhammadiyah selayaknya patut bersyukur. Pasalnya, persyarikatan yang didirikan KH. Ahmad Dahlan ini telah berusia seabad dan berarti telah melintasi satu abad.

Kini, Muhammadiyah menghadapi abad kedua. Berkaitan dengan itu, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dalam paparan pernyataan dan program Muhammadiyah 2010-2015 dalam sidang pleno V di Sportorium UMY (5/7) tadi malam mengatakan, prestasi itu karena Muhammadiyah telah bersungguh-sungguh (bazdlul juhdi) dalam berkiprah.

Kini, di abad ke-2, Muhammadiyah sepatutnya melakukan refleksi diri dengan melakukan introspeksi ke depan. Sejak berdirinya Muhammadiyah pada tahun 1912, organisasi ini telah sukses melakukan tadjid, baik dalam bentuk pemurnian maupun pembaharuan.

Dalam bidang pendidikan misalnya, Muhammadiyah telah melakukan pembaharuan paham keagamaan dengan mereformulasikan sistem pendidikan modern. Sedangkan, dalam bidang perempuan Muhammadiyah dinilai sukses memperankan perempuan ke ranah publik melalui organisasi Aisyiah.

Dikatakan juga, dalam ranah kebangsaan, posisi Muhammadiyah sebagai persyarikatan akan menjadikan Indonesia yang Islam dengan pengintegrasian Islam ke-Indonesiaan.  Selain itu, disebutkan pula, bahwa Muhammadiyah mengakui demokrasi dan mengantarkan Indonesia sebagai negara demokratis setelah AS. Meski menurutnya, dalam konteks demokrasi adalah masalah yang perlu diurai lebih luas lagi. Begitu juga dengan hal ekonomi, budaya dan kebangsaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara, dalam tataran ke-Islaman, Muhammadiyah memandang Islam bukan saja agama dalam bentuk perintah dan larangan saja, tapi juga Islam sebagai jalan hidup (way of life) dalam kehidupan nyata. Dalam arti luas, Muhammadiyah menyatakan pandangan tentang Islam yang berpandangan kemajuan dan berarti Islam sebagai agama peradaban.

Bagi Muhammadiyah, nasionalisme adalah satu keharusan. Nasionalisme bukan saja doktrin pasif atau dogmatis, tapi sebuah bentuk paham yang diwujudkan dalam  kemajuan, adil, makmur dan bermartabat.

Tidak hanya itu, Muhammadiyah juga berusaha menghadirkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin dan menolak tesis benturan peradaban dengan melakukan dialog aliansi antarperadaban. Hal itu dilakukan untuk menjembatani antara Islam dan Barat.

Dalam pernyataan akhirnya Haedar mengatakan, Muhammadiyah akan fokus pada gerakan pencerahan. Seperti dikatakan Din Syamsuddin dalam kesempatan yang sama, adanya istilah “Tanwir” di Muhammadiyah tidak lain sebagai bukti bahwa Muhammadiyah hadir untuk mencerahkan.

Lebih jauh Haedar katakan, praksis Islam tidak saja membebaskan dari segala penderitaan, tapi juga memberdayakan. Hal itu sesuai dengan konsep al-Maaun. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Harus “Marfu’”, Bukan “Majrur”
Tulisan selanjutnya Merestui Lokalisasi Perjudian Berarti Halalkan Perjudian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?