Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kerja Dinas Rahasia AS Tidak Terkontrol

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juli 2010 17:51
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Harian Washington Post melaporkan, dinas rahasia AS tidak terkoordinasi dengan baik pekerjaannya. Tidak diketahui berapa pengeluaran dan berapa orang yang bekerja baginya.

“Top Secret America’ – demikian seri tulisan dari tiga artikel yang dimuat harian Washington Post hingga Rabu (21/07). Sekarang pun artikel tersebut sudah menimbulkan perdebatan.

Harian tersebut mengatakan, bahwa semenjak serangan 11 September 2001, langkah yang diambil dinas intelijen rahasia Amerika Serikat tidak terkontrol lagi. Tidak ada yang tahu berapa anggaran yang telah dikeluarkan dan berapa orang yang terlibat.

Salah satu penulis artikel tersebut, Dana Priest, mengatakan, mitra bicaranya yang menduduki jabatan tinggi di Kementerian Pertahanan mengakui, bahwa mereka mengabaikan laporan dan analisa dinas rahasia yang setiap harinya mencapai jumlah 50 ribu. Pada saat itulah, banyak informasi penting yang luput.  

“Sistem itu begitu besar dan tidak saling berkomunikasi. Sehingga para pimpinan pun tidak tahu berapa banyak orang yang bekerja, berapa biayanya, dan apakah sistem kerjanya dalam bidang tertentu efektif atau tidak. Banyak pekerjaan tidak perlu yang dilakukan oleh beberapa orang. Misalnya saat dinas pemerintah mengerjakan hal yang sama seperti yang lain dan tidak saling mengenal. Contoh favorit saya: mengikuti alur uang dari dan ke organisasi teroris. Ada 25 dinas pemerintahan yang mengurusinya dan mereka mengatakan mereka tidak saling tahu menahu,” dipaparkan Dana Priest.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketakutan akan serangan teror berikutnya, menyebabkan uang pembayaran pajak mudah disalurkan bagi urusan keamanan dan dinas rahasia.

Di Washington saja, dan sekitar Virginia serta Maryland, ada 33 gedung tambahan bagi pekerjaan top secret. Lagipula menurut Washington Post, jumlah orang yang diizinkan untuk berada di gedung dan ruangan paling rahasia bertambah secara dramatis.

Mereka yang berhak mengakses dokumen dan informasi rahasia tingkat tinggi sekarang berjumlah kurang lebih 850 ribu orang. Tetapi jumlah ini pun tidak ada yang bisa memastikan.

“Kami mewawancarai Menteri Pertahanan Robert Gates dan Direktur CIA Leon Panetta. Gates misalnya mengatakan ia frustasi karena ia sendiri kesulitan untuk memperoleh informasi rahasia atau untuk mengetahui berapa banyak operasi dinas rahasia yang tengah dilakukan oleh departemennya. Tidak ada orang di pemerintah yang menghitung pekerja yang mendapat kebebasan akses ke dokumen keamanan. Kami dibantu beberapa orang menemukan metode untuk menghitungnya. Mereka juga sangat tertarik dengan hasil yang kami temukan. Ini bisa dilihat dalam situs internet kami.” Demikian pernyataan Dana Priest kepada stasiun berita MSNBC.

Gates dan Panetta mengatakan kepada Priest, mereka akan menyusun strategi melawan terorisme yang lebih efektif. Leon Panetta, yang mengusulkan rencana 5 tahun bagi CIA, menambahkan, berkurangnya anggaran negara adalah alasan utama untuk mengurangi pengeluaran yang berlebihan itu. Tetapi Priest berpendapat, pekerjaan dinas rahasia tidak bisa dipangkas begitu saja tanpa mengetahui siapa yang bekerja untuk siapa dan apa yang tengah dikerjakan.

Dan rintangan berikutnya, tema perang melawan terorisme begitu dipolitisasi. Orang yang berani mempertanyakan jumlah aparat keamanan, segera dianggap sebagai sosok yang lemah terhadap terorisme.[dwwd/hidayatullah.com]

 

Keterangan foto: Fort Meade, Maryland NSA National Security Agency – gedung dinas keamanan nasional AS.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwira Marinir AS Dipaksa Pensiun karena Insiden di Iraq
Tulisan selanjutnya Anshorut Tauhid Minta Non-Muslim Hormati Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?