Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kodifikasi Hukum Syariah Saudi Disetujui Dewan Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2010 12:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas keagamaan tertinggi Arab Saudi telah memberikan lampu hijau atas upaya pengkodifikasian sejumlah hukum syariah tidak tertulis menyangkut kriminalitas, hukum sipil, dan keluarga, guna memperjelas dan menyeragamkan ketentuan yang berlaku.

Proyek pengkodifikasian ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran sistem hukum Saudi yang diusulkan Raja Abdullah Bin Abdul Aziz tiga tahun lalu.

Sejauh ini para pengamat menilai perombakan berjalan lamban karena kompleksitas reformasi, kurangnya ahli hukum, dan tingginya resistensi sebagian tokoh agama yang tidak setuju dengan perubahan tersebut.

Keikutsertaan Arab Saudi dalam G20 juga menjadi alasan mengapa sistem hukum kerajaan itu harus dirombak sehingga sesuai dengan standar internasional, terutama yang terkait dengan transaksi perdagangan internasional.

Pengadilan kriminal sering menjadi sasaran kritik para pengacara dan aktivis HAM. Tahun lalu 330 tersangka kasus terorisme diadili dalam sidang tertutup di Pengadilan Umum Riyadh. Sebagian besar dijatuhi hukuman penjara dengan masa yang berbeda-beda. Salah satunya dihukum mati dan baru diumumkan oleh pemerintah setelah proses pengadilan selesai.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Para aktivis dan pengacara yang berhubungan dengan keluarga tersangka menemukan, mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk mengajukan pembelaan atas bukti-bukti yang diajukan penuntut.

“Sangat memalukan memiliki pengadilan seperti ini, (karena) terdapat banyak kesalahan,” ujar Abdulaziz M Al-Gasim, mantan hakim yang banting setir menjadi pengacara, dikutip The National (21/7).

Ia menceritakan, salah seorang kliennya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara hanya karena mengangkut orang-orang tak dikenal yang ternyata anggota Al-Qaidah.

“Ketika itu tidak ada pengacara, tidak ada keluarga, tidak ada audiens, tidak ada wartawan. Jadi itu pengadilan yang cacat,” kata Al-Gasim.

Raja Abdullah memulai reformasi hukum pada 2007 dengan merombak institusi pengadilan. Ia menyediakan dana hampir USD 2 milyar yang digunakan untuk pelatihan para hakim dan staf pengadilan. Sebagian digunakan untuk membangun pengadilan banding dan mengirim para hakim ke luar negeri guna mengikuti berbagai seminar hukum[di/tnae/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Islam Harus Ikut Dukung Bank Syariah
Tulisan selanjutnya Ulama Malaysia Larang Pakai Kaos Setan Merah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?