Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Sumbang 100 Juta Dolar untuk Banjir Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2010 15:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebagaimana dilaporkan televisi Al Arabia, Saudi berencana menyumbang 100 juta dollar Amerika Serikat (AS) untuk korban banjir di Pakistan. Hingga saat ini,  Saudi baru menggalang sekitar 30 juta dollar AS.

Raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud, menyumbangkan dana bantuan darurat dari kocek sendiri dengan jumlah keseluruhan sekitar 20 juta dollar. Selain itu, semua gubernur provinsi Arab Saudi saat ini mendapat instruksi untuk mendukung upaya mengumpulkan dana di segala pelosok negeri itu. Imbauan juga diberikan para pebisnis dan warga kaya Arab Saudi.

Bantuan Darurat

Menurut  Al Arabia, komisi dana bantuan negara menetapkan untuk menggalang dana sebesar 100 juta dollar agar dapat membantu Pakistan. Dana itu diperlukan agar dapat segera membeli barang-barang bantuan darurat.

Khaled Al Osmani, salah seorang koordinator bantuan darurat Saudi yang saat ini berada di Islamabad, Pakistan, mengutarakan, bantuan tahap pertama akan diberikan pada yang diutamakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami bekerja erat dengan pemerintah Pakistan untuk dapat menentukan, di provinsi mana di negeri ini, di mana terdapat kerusakan yang terbesar, siapa yang dapat dibantu dan bagaimana. Pada tahap pertama kami akan memberikan bantuan yang paling diperlukan. Kami membeli barang bantuan tersebut di pasar setempat di Pakistan atau kami terbangkan langsung dari Arab Saudi.”

Dalam hal ini yang diutamakan adalah bahan pangan, obat-obatan, selimut, dan tenda-tenda.

 

Al Osmani selanjutnya menambahkan: “Dalam sebuah pertemuan di Kedutaan Besar Saudi kemarin di Pakistan, dijelaskan bahwa orang-orang terutama memerlukan tenda supaya tidak basah kehujanan. Itu yang paling mendesak. Wakil pemerintah Pakistan mengatakan kepada kami bahwa diperlukan sekitar dua juta tenda. Sampai sekarang hanya sekitar 140.000 tenda yang dibagikan. Selain itu, diperlukan banyak sekali pangan serta selimut. Saya pikir, kami akan memfokuskan bantuan pada tenda, pangan dan selimut-selimut dan membelinya.”

Penyumbang terbesar

Arab Saudi adalah negara Arab pertama yang mengupayakan penggalangan dana dalam jumlah yang besar bagi Pakistan.

Negara Arab lainnya, seperti Suriah atau beberapa negara Teluk lainnya memberikan bantuan bagi para korban bencana banjir Pakistan dalam jumlah yang jauh lebih sedikit.

Upaya pengumpulan dana bantuan di Arab Saudi masih tetap digelar selama beberapa pekan ke depan, ujar Khaled Al Osmani.

“Kami sedang menjalani Ramadan dan orang-orang di Arab Saudi tentu akan menolong saudara laki-laki dan perempuannya di Pakistan. Kampanye sumbangan pasti akan berlangsung sampai akhir Ramadan, bahkan mungkin juga setelahnya. Tidak akan ada masalah dengan dana yang nantinya dipergunakan bagi orang-orang yang menderita,” ujar Osmani.

Hingga kini masih belum jelas, apakah negara Arab lainnya akan ikut serta mengumpulkan sumbangan bagi Pakistan pada hari-hari mendatang. Menurut seorang juru bicara Liga Arab di Kairo, untuk saat ini bantuan resmi dari negara-negara anggota, maupun aksi bantuan bersama yang terkoordinasi, masih belum ada.

Sebelumnya, PBB baru mengajukan dana sekitar 460 juta dolar untuk bantuan darurat kepada Pakistan. [dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Survei: Orang AS Makin yakin Obama Muslim
Tulisan selanjutnya Analis: Tuduhan ke Abubakar Ba’asyir Dipaksakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?