Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buat Karikatur Holocaust Didenda, Lecehkan al-Quran Bebas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2010 20:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dengan alasan telah melukai perasaan, hari Kamis (19/8), pengadilan di Kota Arnhem di bagian barat Belanda menjatuhkan hukuman kelompok Muslim Belanda dengan denda 2.500 euro atau 3.200 dolar Amerika Serikat karena menyiarkan karikatur yang menyatakan Holocaust dibuat-buat atau dibesar-besarkan oleh orang Yahudi.

Putusan pengadilan banding itu membatalkan pembebasan dari tuntutan yang diputuskan pengadilan rendah Belanda. Pengadilan banding menegaskan, karikatur yang disiarkan di jejaring Arab European League`s (AEL) pada 2006.

“Pengadilan tersebut menyatakan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa, yang mempertimbangkan kebebasan berbicara sebagai sangat penting dan membelanya, membuat pengecualian buat penolakan atau pendangkalan Holocaust,” kata pengadilan itu.

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman percobaan selama dua tahun atas AEL. Karikatur itu memperlihatkan dua orang di Auschwitz sedang memandang beberapa mayat. “Aku kira mereka adalah orang Yahudi,” kata seseorang. Orang yang satu lagi menjawab, “Namun kita harus sampai ke (jumlah) 6.000 ribu.” Sebanyak enam juta orang Yahudi dikatakan tewas selama Holocaust.

AEL menyiarkan karikatur itu pada 2006, setelah satu surat kabar Denmark menerbitkan karikatur Nabi Muhammad SAW, yang memicu kemarahan di kalangan umat muslim di banyak negara.  

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Standar Ganda

Organisasi Belanda tersebut menyatakan kelompok itu tak bermaksud memperdebatkan Holocaust, tapi malah ingin menyoroti apa yang digambarkan sebagai standar ganda dalam kebebasan berbicara.

Anehnya, pada kasus yang sama, pengadilan tak memberikan sanksi kepada politikus sayap kanan Geert Wilders, yang kerap melecehkan Islam dan al-Qur’an.

Tahun 2008, anggota Parlemen Belanda itu membuat film pendek berjudul “Fitna” yang dinilai sangat melukai perasaan umat Islam sedunia.  Film yang   dirilis di internet pada tanggal 27 Maret 2008 itu pernah mengusulkan agar pemerintah Belanda melarang al-Qur’an.

Menurut Wilders,  Islam dan al-Qur’an merupakan faktor berbahaya yang merusak kebebasan di Belanda.

“Saya harus mengingatkan masyarakat mengenai bahaya ini,” katanya, mengenai alasan pembuatan dan penayangan filmnya yang kontroversial. Namun, reaksi umat Islam yang kecewa di seluruh dunia, tidak dijadikan landasan pengadilan sebagai ‘melukai perasaan’, sebagaimana alasan yang digunakan untuk menghukum kelompok Muslim Belanda dalam kasus Karikatur Holocaust. Pemerintah Belanda bahkan mengatakan, apa yang dilakukan Wilders adalah kebebasan berpendapat. [ant/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwira Israel Ajukan Suaka Politik ke Libanon
Tulisan selanjutnya Penambahan Utang Kukuhkan Kontrol Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?