Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sarkozy Didoakan terkena Serangan Jantung

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2010 17:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gereja Katolik mengritik pengusiran massal bangsa Roma yang dilancarkan oleh pemerintah Prancis. Pater Arthur Hervet bahkan ikut berdoa yang isinya sungguh tidak biasa.

“Jujur saja dan saya minta maaf pada Anda, saya berdoa agar Presiden Sarkozy mengalami serangan jantung.”

Gambar Pater Hervet berusia 71 tahun terpampang di semua harian Prancis. Namun ia telah meralat pernyataannya yang mendoakan Sarkozy mendapat serangan jantung. Yang ia maksud adalah semoga Tuhan di surga melembutkan hati Sarkozy.

Bagi Pater Hervet yang sejak lama tinggal di Prancis, di daerah yang rawan sosial, pengusiran massal yang dilakukan pemerintah Prancis terhadap warga Roma sungguh berlebihan.

“Bila sebuah negara bermasalah, maka harus dicari pihak yang bertanggung-jawab. Dan pemerintah Prancis mengatakan, warga Roma yang bersalah. Kubu ekstrim kanan Front National bersorak-sorai. Sedangkan kaum Roma mendapatkan kartu sial,“ ungkap Arthur Hervert.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hal yang semakin tidak dapat diterima oleh gereja adalah ucapan Sarkozy yang menyatakan bahwa Prancis yang merupakan negara sekuler, akan meningkatkan kepatuhannya terhadap gereja. “Bagi kami, negara sekuler yang positif dan terbuka akan mengajak untuk melakukan dialog. Sebuah ajakan demi tercapainya toleransi dan saling menghormati,” demikian ujar Sarkozy dua tahun lalu ketika Sri Paus Benediktus XVI. mengunjungi Paris.

Dan Sri Paus tidak melupakan ucapan ini. Hari Minggu lalu (27/8) seusai doa Angelius di kediammnya di kota Castelgandolfo, Italia, Sri Paus menanyakan situasi politik teraktual. Biasanya ia berbicara dalam bahasa Italia atau Inggris. Namun kali ini, ia sengaja memilih untuk berbicara dalam bahasa Prancis.

“Liturgi hari ini mengingatkan kita, bahwa semua umat dikarunia oleh-Nya. Ini merupakan ajakan untuk menerima semua perbedaan manusia, segala kebangsaan dan bahasa.“

Prancis menangkap dengan jelas apa yang dimaksud oleh Sri Paus, yakni pengusiran warga Roma dari Prancis. Menteri Dalam Negeri Brice Hortefeux, yang mengurusi aksi pengusiran warga Roma menganggap serius imbauan Sri Paus, karena suara pemilih dari kalangan Kristen sungguh penting bagi kubu konservatif.

Kubu Sarkozy menyatakan, akan mengundang Ketua Konferensi Keuskupan Prancis, yakni Kardinal Paris André Vingt-Trois untuk menjelaskan politik pengusiran tersebut. Kardinal Vingt-Trois menerima undangan tersebut.

Namun karena Hortefeux tidak puas dengan hanya mendapat pengakuan dari kardinal itu, maka ia menggunakan kesempatannya untuk menyindir kalangan penentang pengusiran kaum Roma. “Saya sedikit terkejut, antara omongan besar dan egoisme tanpa tindakan. Ada kalangan kecil yang memprotes dan diagung-agungkan oleh media. Tetapi kalangan itu sendiri tidak menawarkan warga Roma tempat tinggal di kawasan huniannya.”

Apakah kalangan kecil yang semakin menjauhkan diri dari pemerintah itu betul-betul dipuji oleh media, perlu diragukan. Tetapi harian Libération menerbitkan sebuah hasil jajak pendapat, yang menyatakan bahwa 55 persen rakyat Prancis mengharapkan kubu sosialis yang akan memenangkan pemilihan presiden 2012 mendatang. Itu berarti, Sarkozy semakin kehilangan pendukungnya.[dwwd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan di Makkah: Hari-hari al-Qur’an
Tulisan selanjutnya BEM UI Gelar Buka Bersama dengan Santri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?