Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kardinal Argentina Jadi Paus Baru Pimpin Katolik Roma

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Maret 2013 08:26 8:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2013 08:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Asap putih keluar dari cerobong di Sistine Chapel, Vatikan, pada pukul 19.00 lebih sedikit hari Rabu 13 Maret 2013 menandakan pemimpin tertinggi Katolik Roma sudah terpilih.

Lahir di Argentina, Paus Francis menjadi pemimpin Katolik Roma pertama yang berasal dari Amerika Latin.

“Sebagaimana anda ketahui, tugas dari konklaf ini adalah memberikan Roma seorang uskup. Kelihatannya para kardinal saudara saya hampir menghadapi kiamat [dalam memilih paus],” katanya kepada kerumunan jemaat di Lapangan St Peters dalam pidato perdananya, mencoba berguyon menghilangkan citranya sebagai kardinal yang tidak pernah tersenyum.

Bagi mereka yang berharap umat Katolik akan dipimpin oleh orang yang lebih muda, terpilihnya Jorge Mario Bergoglio sebagai Paus ke-266 ini agak mengejutkan, sebab usianya hanya 2 tahun lebih muda ketimbang usia Paus Benediktus XVI saat ditunjuk menjadi pimpinan Katolik Roma pada tahun 2005, tulis BBC.

Bergoglio mengambil gelarnya, Francis, dari nama St Francis Asisi reformis gereja abad ke-13 yang dikenal hidup sederhana dan dekat dengan orang miskin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bergoglio lahir 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, dari keturunan orang Italia. Menurut biografi pejabat Vatikan, dia ditahbis menjadi seorang Yesuit pada 1969 dan memperdalam Bibel di Argentina dan Jerman.

Yesuit (Jesuit) atau Serikat Yesus merupakan salah satu ordo Gereja Katolik Roma. Didirikan oleh Ignatius Loyola bersama enam mahasiswa Katolik lainnya -termasuk Fransiskus Xaverius- pada 1534 di Montmarte, dekat Paris. Misi utama dari ordo ini adalah tugas pelayanan membantu orang miskin dan menyebarkan ajaran Katolik ke seluruh dunia, serta mentaati paus tanpa banyak cakap dan tanya.

Diangkat menjadi uskup tahun 1992, Bergoglio naik jabatan menjadi kardinal Buenos Aires pada 1998 dan menjadi salah satu calon paus pada tahun 2005, tetapi kalah suara dengan Joseph Ratzinger yang kemudian menjadi Benediktus XVI.

Bergoglio dikenal dengan gaya hidupnya yang sederhana. Dia tinggal di bangunan milik keuskupan sebelah katedral, lebih senang memakai jubah hitam daripada mengenakan seragam kebesaran para kardinal yang berwarna merah. Konon pria ini juga lebih senang memakai seragam kardinal bekas pendahulunya daripada seragam baru. Saat menuju Vatikan untuk menghadiri konklaf dia dikabarkan naik pesawat kelas ekonomi.

Kepada Reuters Francesca Ambrogetti, salah seorang tim penulis biografinya, mengatakan bahwa Bergoglio mampu untuk memperbaiki keadaan gereja Katolik. Dan dalam segala hal Bergoglio dinilainya moderat.

Namun menurut Osvaldo Musto, salah seorang monsignor yang pernah satu seminari dengan Bergoglio, dalam artikelnya di BBC tahun 2005 menggambarkan rohaniwan Katolik itu sebagai orang “yang tidak mudah kompromi sama seperti Paus Paulus II dalam hal memegang prinsip gereja dan hal-hal yang dibelanya terkait masalah euthanasia, hukuman mati, aborsi, hak untuk hidup, HAM dan selibasi para pendeta.”

Warna Yesuit kemungkinan akan memberikan nuansa baru bagi Gereja Katolik, sebab ini untuk pertama kalinya seorang kardinal Yesuit menjabat paus dan duduk di Tahta Suci Vatikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kabinet Baru Tunisia Disetujui Parlemen
Tulisan selanjutnya Billboard Palestina: Obama, Kami Butuh 3G

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?