Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Peringatkan “Sekularisme Agresif” di Spanyol

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus Benediktus XIV memperingatkan adanya sentimen “anti pemuka agama yang agresif” di Spanyol yang menurutnya mirip dengan pengalaman pada tahun 1930-an.

Paus tiba di kota ziarah Santiago de Compostela di awal lawatannya selama dua hari di Spanyol.

“Bentrokan antara agama dan modernitas kembali terjadi, dan hal itu sangat kuat sekarang,” kata Paus kepada wartawan di atas pesawat menuju Spanyol seperti dikutip kantor berita AFP.

Paus dijadwalkan akan memimpin misa di udara terbuka dan kemudian pemimpin Gereja Katolik itu melanjutkan lawatan ke Barcelona pada hari Minggu.

“Pada tahun 1930-an Spanyol menyaksikan lahirnya sentimen anti pemuka agama yang kuat dan agresif,” ujar Paus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paus mendesak agar diadakan “pertemuan antara agama dan sekularisme dan bukan konfrontasi” di Spanyol dan di negara-negara lain di Eropa.

Dalam pidato di kota Santiago de Compostela itu dia menyerukan agar tercipta “Spanyol dan Eropa yang tidak hanya peduli dengan kebutuhan material masyarakat tetapi juga dengan kebutuhan moral, sosial, spiritual dan keagamaan, karena hal-hal itu merupakan kebutuhan manusia yang sah”.

BBC mengatakan banyak warga Spanyol yang meninggalkan gereja di masa pemerintahan Jenderal Franco ditengah semakin eratnya kaitan demokrasi dan sekularisme.

Baru-baru ini pemerintah Sosialis yang berkuasa mencabut peraturan yang mewajibkan pelajaran agama di sekolah negeri dan melegalkan aborsi atas kesadaran sendiri dalam upaya untuk melakukan sekularisasi di Spanyol.

Memberkati gereja

Paus Benediktus disambut di bandar udara Santiago oleh putra mahkota Spanyol, Pangeran Felipe dan para pejabat gereja Katolik Spanyol.

Di Barcelona Paus akan memberkati gereja Sagrada Familia yang masih belum selesai dibangun lebih dari seratus tahun sejak Antoni Gaudí merancangnya.

Ini merupakan kunjungan Paus Benediktus yang kedua ke Spanyol sejak dia diangkat menjadi Paus. Kunjungan ketiga dijadwalkan tahun depan dalam rangka Hari Pemuda Dunia, yang merupakan pertanda Vatikan menganggap penting kondisi gereja di Spanyol.

Hanya 14,4% warga Spanyol mengikuti misa secara rutin, dan perubahan undang-undang mengenai perceraian, pernikahan sesama jenis dan aborsi di negara itu membuat Vatikan prihatin.

Tetapi 73% rakyat Spanyol masih mengaku sebagai penganut agama Katolik. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratepaussekularisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senjata PBB Boleh Masuk Gaza
Tulisan selanjutnya Jatim Usulkan M Nuh Ketua Umum ICMI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Berita
21 Juli 2026 18:32
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?