Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Bikin Memoar, Isinya Membela Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan presiden AS George W Bush membuat memoar berjudul “Decisions Point” (Titik Keputusan). Dalam memoarnya, ia antara lain mengungkapkan keputusan untuk melakukan invasi militer ke Iraq serta politik yang dijalankannya dalam memerangi terorisme.

Menjelang meluncurkan memoarnya, George W. Bush mengadakan wawancara televisi pertama sejak meninggalkan Gedung Putih dua tahun lalu. Dalam wawancara dengan pemancar televisi NBC, Bush membela invasi militer yang dilancarkan terhadap Iraq karena ia tidak meragukan lagi bahwa diktator Sadam Hussein memiliki senjata pemusnah massal.

Ia merasa terkejut dan jengkel karena akhirnya senjata pemusnah massal itu tidak ditemukan.

“Saya katakan, dunia tanpa Saddam Hussein ditampuk kekuasaan, akan lebih baik. Dan 25 juta warga Iraq saat ini memiliki kemungkinan peluang untuk hidup dalam kebebasan.”

Sebagai noda dan kesalahan yang dilakukannya, presiden Amerika Serikat yang ke 43 itu, menyebut ia terlalu cepat menyatakan diraihnya kemenangan dalam peperangan di Iraq, yang disampaikannya di atas kapal induk Abraham Lincoln, di depan sebuah spanduk yang bertuliskan “misi yang dijalankan telah berhasil”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tapi beberapa waktu kemudian tindak kekerasan justru meningkat dengan drastis di Irak. Pernyataan yang terlalu cepat mengenai diraihnya kemenangan, tentu saja merupakan sebuah kesalahan. Demikian diakui George W. Bush.

Dalam memoarnya, ia juga membela metode interogasi dengan menggunakan tindak kekerasan yang mengundang kecaman terhadap yang diduga “teroris”. Metode ini diperlukan untuk mendapatkan informasi, agar serangan baru terhadap Amerika Serikat dapat dicegah. Sementara mengenai kasus penyiksaan yang dilakukan tentara Amerika Serikat terhadap para tahanan di penjara Abu Ghuraib di Bagdad dikatakannya, “Mereka tidak hanya melakukan penyiksaan terhadap para tahanan, melainkan mereka juga membuat aib militer Amerika Serikat dan mencemari citra baik yang kita miliki.”

George W. Bush juga mengungkapkan kejadian di Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya dari tahun 2001 sampai 2009. Antara lain mengenai serangan teror 11 September 2001, bencana angin topan Katrina yang menimbulkan kerugian besar di negara bagian selatan Amerika Serikat, serta krisis keuangan dan ekonomi tahun 2008. Bush mengakui bahwa ia terkadang membuat kesalahan. Tapi lagi-lagi, ia mengklaim diri, jika sebagian besar keputusan yang diambilnya benar dan tepat.

Edisi perdana dari memoar mantan Presiden George W. Bush setebal 497 halaman ini dicetak sebanyak 1,5 juta eksemplar. [Asril Ridwan/afp/dpa/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPPOM MUI Terus Upayakan Strandarisasi Halal Internasional
Tulisan selanjutnya Netanyahu: Pemukiman Bukan Hambatan Perdamaian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Berita
11 September 2026 10:03
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?