Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Inggris Tangkap Gadis Pembakar al-Quran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Inggris bertindak cepat melakukan penangkapan terhadap seorang gadis (15) setelah memosting video tentang dirinya membakar kitab suci al-Quran dan mempostingkannya melalui Facebook. Gadis tersebut melakukan pembakaran al-Quran di sekolahnya dua minggu lalu, merekamnya ke dalam video, kemudian diunggah ke laman Facebook. Sebagaimana dikutip guardian.co.uk, (25/11), dalam waktu cepat, polisi segera menelusuri alamat dan menangkapnya dengan tuduhan menghasut dan menebarkan kebencian terhadap pemeluk agama Islam. Dia ditangkap di kawasan Sandwell Birmingham.
Untuk mengurangi ekses yang lebih besar, video tersebut segera dihapus dari Facebook. Sebelumnya, polisi telah mengonfirmasi ke pihak sekolah di mana gadis yang dirahasikan namanya itu menuntut ilmu, dan di sekolah itulah ia melakukan pembakaran al-Quran yang ada terjemahannya dalam bahasa Inggris.
Polisi setempat menjelaskan, sebelumnya ada juga seorang remaja (14) melakukan hal yang sama kemudian mempublikasikannya di jejaring sosial. Ia pun segera ditangkap polisi dan mencabut videonya di facebook.
Kejadian ini hanya berselang 2,5 bulan sejak gerombolan pemuda menyiram bensin atas beberapa kitab suci al-Quran di belakang sebuah pub di Tyneside. Mereka pun segera digerebek polisi.
Terkait ulah si gadis membakar kitab suci di sekolahnya, beberapa teman menonton dan menyaksikannya. Namun begitu video itu diupload ke facebook langsung ketahuan pihak keamanan Inggris dan segera menangkapnya.
Catherine Heseltine, kepala Komite Urusan Publik Muslim di Inggris mendatangi sekolah tersebut memberi peringatan bahwa apa yang dilakukan anak anak itu bisa menyinggung dan memancing kemarahan ummat Islam.
“Al-Quran adalah kitab suci agama Islam yang dipeluk oleh lebih dari 1 miliar penduduk di dunia ini. Anda dapat lihat bagaiman ummat Islam memperlakukan dan menghormati kitab sucinya. Bagaimana mereka harus bersuci sebelum membaca al-Quran dan menaruhnya di tempat rak paling tinggi diantara buku lain,” kata Catherine Heseltine.
“Walau banyak orang membakar al-Quran tapi kami yakin kitab suci itu tidak akan musnah karena sebagai firman Allah maka Dia juga yang akan menjaganya sebagai pedoman hidup ummat Islam,” lanjut Catherine.
Bob Badham, anggota kabinet di Sandwell mengungkapkan, insiden pembakaran al-Quran yang dilakukan anak anak bukan hal pertama terjadi di Inggris. Diduga hal itu sebagai bentuk ikut-ikutan saja.
“Mereka tidak tahu apa eksesnya bila melakukan hal itu kemudian mengunggah ke jejaring sosial. Ini sangat rumit dan masalah serius,” tambah Bob. Bob menekankan agar pihak sekolah mengajarkan bagaimana toleransi dan menghormati sesama pemeluk agama lain.
Diketahui, bulan September ada 6 orang berusia sekitar 23-45 tahun ditangkap polisi Gateshead, Tyneside setelah video mereka melecehkan al-Quran diupload ke Youtube. Mereka berteriak dan menginjak-injak al-Quran dengan maksud balas dendam atas kejadian WTC 9 September.
Hal itu sebagai ekses dari hasutan pendeta Florida bernama Terry Jones yang mengajak melakukan pembakaran kitab suci Al-Quran sebagai balasan terhadap tragedi WTC 9/11 yang menewaskan 3.000 orang di New York. Walau akhirnya Jones sendiri mengurungkan niatnya itu. Sebagaimana diketahui, dalam undang-undang Inggris, jika orang dewasa bersalah atas kebencian agama — sejak undang-undang ini ditetapkan pada 2006 — mereka bisa menghadapi tujuh tahun penjara, denda atau kedua. Tetapi, tidak jelas apa jenis hukuman untuk seorang ana di bawah umur ini. [gd/dm/tt/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gadis Turki, Tinggal di Eropa Lalu Melepas Jilbabnya
Tulisan selanjutnya Mesir Bantah Persona Non Grata Pejabat Fatah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?